Pembangunan jalan layang

Ruas Jalan Satrio Ditutup Permanen

Kompas.com - 24/05/2011, 18:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Jalan pengganti di samping akses Jalan Prof Dr Satrio akan dibuka tanggal 12 Juli 2011. Hal ini lantaran akses jalan menuju Jalan Prof Dr Satrio yang ditutup sepanjang 70 meter sejak 12 April lalu direncanakan ditutup secara permanen. Penutupan secara permanen ini disebabkan bentang tiang fondasi untuk badan jalan layang non-tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang mencapai 111 meter sehingga menutup seluruh jalan.

"Warga tidak perlu khawatir karena Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI akan membuat jalan pengganti di samping akses jalan tersebut. Saat ini pengerjaan proyek JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang diakses jalan tersebut telah memasuki pemasangan pile cap. Diharapkan dalam waktu dekat ini pemasangan pile cap sudah rampung sehingga dapat dilanjutkan dengan pemasangan tiang jalan untuk badan jalan layang," kata Kepala Bidang Jembatan Dinas PU DKI Novizal di Jakarta, Selasa (24/5/2011).

Pembangunan akses jalan pengganti itu nantinya terletak di lokasi shelter bus Karet. Berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, shelter bus Karet harus segera dipindah ke samping sekitar 10 meter. Pemindahan shelter ini untuk memberi ruang bagi Dinas PU DKI agar dapat membangun akses jalan pengganti. Untuk penggeseran posisi shelter bus Karet diharapkan bisa diselesaikan Dinas Perhubungan dalam dua hari ke depan. Dengan begitu, kontraktor paket Mas Mansyur JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang bisa segera membangun akses jalan tersebut. Jadi, sebelum 12 Juli jalan tersebut sudah selesai dan dapat digunakan tepat sesuai dengan rencana.

Sebelumnya, sebanyak 200 personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya dikerahkan untuk mengatasi kemacetan akibat penutupan jalan di samping jalan layang Sudirman menuju Jalan Dr Satrio sepanjang 70 meter yang berlaku mulai Selasa (12/4/2011). Ratusan personel tersebut dikerahkan untuk mengamankan delapan titik jalan-jalan alternatif.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau