JAKARTA, KOMPAS.com — Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jabotabek menggelar demonstrasi di kantor Kementerian Perdagangan, Selasa (24/5/2011). Mereka menuntut Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu bertanggung jawab atas pembelian pesawat Merpati MA-60 yang diduga sarat dengan KKN. Aksi mereka sempat membuat jalan di sekitarnya macet.
Para pendemo menilai praktik KKN dalam pesawat tersebut bukan hanya merugikan keuangan negara, melainkan juga mengorbankan nyawa orang lain. Proses pembelian awalnya dilakukan secara bisnis antara Merpati dan Xian Aircraft. Proses tersebut lalu diubah menjadi kesepakatan antarpemerintah.
"Kami minta Mari ditangkap dan diadili karena menjadi dalang utama pembelian pesawat tersebut," kata Nico Posma, koordinator aksi. Aksi tersebut tidak direspons oleh Kementerian Perdagangan. Pintu kantor ditutup dan para pendemo hanya berorasi di luar gedung.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang