Timo: Regennas Sudah Dicap Negatif

Kompas.com - 24/05/2011, 18:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelatih Persema Malang Timo Scheunemann menilai wajar jika akhirnya beberapa pemilik suara menghujat perwakilan FIFA, Thierry Regennas, dalam kongres PSSI, 20 Mei lalu. Sebab, katanya, Regennas sudah dicap negatif oleh kebanyakan pihak, khususnya pemegang suara.

"Orang yang disuruh FIFA adalah orang yang punya track negatif. Regennas, kan, sudah tahun 2007 datang ke Indonesia dan meloloskan ketua yang tidak sesuai statuta," ujar Timo di lapangan ABC, Senayan, Selasa (24/5/2011).

"Jadi, tak salah jika orang sudah berpersepsi negatif tentang dia. Makanya, kalau dia diperlakukan negatif, jangan heran. Dia datang ke sini bukan untuk memperbaiki sepak bola Indonesia. Dia seharusnya menegakkan aturan FIFA, kok, malah melanggar aturan FIFA," ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, dalam kongres PSSI, beberapa pemegang suara menekan Regennas. Bahkan, menurut Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar, ada yang mengeluarkan kata kasar kepada Regennas. Tindakan pemegang suara ini ternyata membuat Regennas dan perwakilan FIFA lainnya, Frank van Hattum, sangat kecewa dan merasa tersinggung.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau