Jelang final liga champions

MU Lebih "Kesetanan" Tanpa Ronaldo

Kompas.com - 25/05/2011, 02:15 WIB

BARCELONA, KOMPAS.com Para pemain Barcelona berpendapat, Manchester United (MU) telah membaik sejak kepergian Cristiano Ronaldo ke Real Madrid pada tahun 2009. Bahkan, menurut mereka, tanpa Ronaldo, "Setan Merah" lebih berbahaya.

Ronaldo memilih hengkang ke Madrid setelah "Setan Merah" gagal menggondol trofi Liga Champions. MU sempat limbung setelah kepergian penyerang asal Portugal itu. Semusim setelah Ronaldo hengkang, "The Red Devils" hanya mampu meraih gelar Piala Carling.

Namun, perlahan tapi pasti, tim besutan Sir Alex Ferguson tersebut bangkit. Buktinya, Wayne Rooney dan kawan-kawan berhasil meraih gelar Premier League ke-19 dan melaju ke final Liga Champions pada musim ini.

"Tim mereka tidak seperti sebelumnya. Aku tidak tahu apakah itu karena Cristiano Ronaldo atau tidak. Namun, mereka bermain sebagai sebuah kesatuan saat ini," kata Xavi Hernandez.

David Villa menambahkan, "Kepergian Cristiano Ronaldo membuat mereka bebas. Banyak pemain hebat datang dan pergi, dan memungkinkan mereka untuk tetap berada di atas begitu lama."

Dani Alves pun menganggap MU lebih berbahaya tanpa Ronaldo. "Manchester United jauh lebih sulit diprediksi tanpa Cristiano Ronaldo. Mereka telah membentuk sebuah tim yang lebih seimbang. Mereka lebih kuat dibanding dua tahun lalu," ungkap bek asal Brasil itu.

Andres Iniesta pun berpendapat serupa. "Mereka telah tumbuh sebagai tim. Mereka mendominasi di Inggris dan sekarang mereka berjuang untuk Liga Champions. Cristiano Ronaldo telah pergi. Namun, aku berpikir mereka telah membuat perubahan besar dan mereka selalu kompetitif," terang Iniesta.

Barcelona akan "mencicipi" kekuatan baru "Setan Merah" dalam duel final Liga Champions, Sabtu (28/5/2011). "El Barca" memiliki keyakinan kuat bisa membungkam MU, sekaligus mengulang kenangan di final Liga Champions 2009. (SCN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau