MILAN, KOMPAS.com — Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menyerang Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho. Allegri menyebut Mou yang asal Portugal itu sebagai pelatih yang dangkal dan menyedihkan.
Allegri dan Mou memang memiliki masalah pada masa lalu. Ketika masih menangani Inter Milan, Mourinho tidak suka Allegri karena ia berhasil memenangi penghargaan sebagai Pelatih Terbaik Serie-A Musim 2008-2009. Allegri ketika itu berhasil mengangkat Cagliari ke papan atas. Prestasi ini dinilai lebih baik ketimbang Mourinho yang memberi Inter scudetto pada musim pertamanya.
Sejak itu, hubungan keduanya tak lagi harmonis. Awal musim ini, Allegri pindah ke Milan, sementara Mou ke Madrid. Meski sudah berbeda liga, keduanya tetap memberi komentar miring satu sama lain.
Mourinho musim ini membuat beberapa kontroversi. Yang paling anyar adalah saat timnya bertemu Barcelona pada semifinal Liga Champions. Mou menuding ada konspirasi untuk meloloskan Barca ke final. Ini karena timnya sering kali dirugikan wasit, sementara Barca terus mendapat keuntungan. Pada akhirnya, Mou mendapat sanksi dari UEFA akibat tuduhan ini.
"Mourinho menyedihkan. Dia selalu mengulangi hal yang sama dan itu membuatnya menjadi dangkal. Menurut saya, dia sangat berbakat. Namun, kesombongan telah menyembunyikan rasa ketidaknyamanannya," tuding Allegri. (FBI)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang