Allegri: Mou Dangkal dan Menyedihkan

Kompas.com - 25/05/2011, 02:26 WIB

MILAN, KOMPAS.com Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menyerang Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho. Allegri menyebut Mou yang asal Portugal itu sebagai pelatih yang dangkal dan menyedihkan.

Allegri dan Mou memang memiliki masalah pada masa lalu. Ketika masih menangani Inter Milan, Mourinho tidak suka Allegri karena ia berhasil memenangi penghargaan sebagai Pelatih Terbaik Serie-A Musim 2008-2009. Allegri ketika itu berhasil mengangkat Cagliari ke papan atas. Prestasi ini dinilai lebih baik ketimbang Mourinho yang memberi Inter scudetto pada musim pertamanya.

Sejak itu, hubungan keduanya tak lagi harmonis. Awal musim ini, Allegri pindah ke Milan, sementara Mou ke Madrid. Meski sudah berbeda liga, keduanya tetap memberi komentar miring satu sama lain.

Mourinho musim ini membuat beberapa kontroversi. Yang paling anyar adalah saat timnya bertemu Barcelona pada semifinal Liga Champions. Mou menuding ada konspirasi untuk meloloskan Barca ke final. Ini karena timnya sering kali dirugikan wasit, sementara Barca terus mendapat keuntungan. Pada akhirnya, Mou mendapat sanksi dari UEFA akibat tuduhan ini.

"Mourinho menyedihkan. Dia selalu mengulangi hal yang sama dan itu membuatnya menjadi dangkal. Menurut saya, dia sangat berbakat. Namun, kesombongan telah menyembunyikan rasa ketidaknyamanannya," tuding Allegri. (FBI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau