Pasar Indonesia Menggiurkan

Kompas.com - 25/05/2011, 08:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pasar Indonesia memang menggiurkan bagi pariwisata negara-negara tetangga, seperti Hongkong, RRC. Tak heran, para pelaku pariwisata Hongkong gencar berpromosi di Indonesia. Salah satunya adalah Ocean Park Hong Kong.

"Kami lihat, pasar Indonesia terus meningkat. Hongkong Tourism Board mengatakan terdapat 28 persen peningkatan kunjungan dari Indonesia," tutur Executive Director Sales and Marketing Ocean Park Paulus saat jamuan makan siang Ocean Park bersama biro perjalanan wisata Indonesia di Jakarta, Selasa (24/5/2011).

Ocean Park adalah taman rekreasi yang bertemakan kehidupan laut. Obyek wisata ini salah satu andalan pariwisata Hongkong. Ocean Park merupakan pertunjukan berbayar nomor satu di Hongkong.

"Hongkong adalah destinasi wisata yang berbeda dengan Indonesia dan salah satu destinasi wisata yang terkenal di dunia. Kami memiliki wisata belanja yang disukai orang Indonesia," ungkap Paulus.

Walaupun Ocean Park sudah berumur 34 tahun, Paulus mengakui bahwa sebelumnya Ocean Park belum berpromosi di Indonesia.

"Kami berusaha berpromosi tahun ini di Indonesia. Indonesia memiliki 200 juta penduduk. Semakin banyak orang Indonesia yang pergi ke luar negeri. Apalagi fiskal sudah dihilangkan. Jadi, kami mengambil momen itu untuk berpromosi," katanya.

Ocean Park, lanjutnya, mengalami perkembangan yang cukup lama.

"Awalnya hanya taman yang kecil untuk satu juta pengunjung. Dulu 12 wahana, sampai sekarang ada 53 wahana. Rencananya total akan ada 70 wahana. Karena itu kami merupakan destinasi kelas dunia. Tidak semua taman di dunia yang secara ukuran bisa memuat banyak wahana dan pengunjung," ungkap Paulus.

Ocean Park memiliki luas 92 hektar dan dibangun di atas bukit yang menghadap ke Laut China Selatan. Taman rekreasi ini mampu mendatangkan 5 juta pengunjung per bulan. Hal ini menjadikan Ocean Park berada di urutan ke-14 taman tematik dengan jumlah pengunjung terbesar di dunia. Untuk memikat wisatawan Indonesia, Ocean Park memberikan promosi khusus.

"Promo ini khusus untuk pengunjung Indonesia yang menggunakan biro perjalanan wisata Indonesia," ungkap Paulus.

Promosi tersebut antara lain "beli satu gratis satu" untuk tur satwa di balik layar, "beli satu gratis satu" untuk produk ritel pilihan, dan gratis kombo makan anak untuk setiap pembelian dua makanan utama di Restoran Bayview dan Panda Cafe.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau