Jelang final liga champions

Vidic: Trik Kotor Barcelona Bakal Sia-sia

Kompas.com - 26/05/2011, 01:04 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com — Kapten Manchester United (MU), Nemanja Vidic, menyatakan, timnya tidak akan akan terpancing trik-trik kotor yang kemungkinan diperagakan oleh Barcelona pada final Liga Champions, Sabtu (28/5/2011).

Tudingan bahwa Barca suka memperagakan trik-trik kotor pernah disampaikan Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal itu berpendapat, pemain-pemain Barca suka memprovokasi wasit untuk mengeluarkan kartu dengan bertindak terlalu berlebihan ketika dilanggar oleh timnya.

Sejumlah kalangan berpendapat, Barca akan mengusung hal serupa pada partai final nanti. Namun, Vidic menyatakan, timnya akan mengantisipasi hal tersebut dengan bersikap tenang.

"Kami harus fokus dan berkonsentrasi. Itu tidak akan menjadi masalah besar untuk ditangani ketika hal itu terjadi," kata Vidic.

"Jelas pemain mereka memiliki mental yang berbeda daripada kami. Namun, hal itu (trik-trik kotor) bukan masalah bagi kami. Mereka mungkin melakukan hal itu, tapi kami tidak akan terpengaruh," ungkap Vidic.

"Setan Merah" sendiri memiliki pemain yang mudah terprovokasi. Wayne Rooney dan Rafael terkenal mudah terpancing emosinya. Vidic yakin kedua pemain tersebut tidak akan terprovokasi pada pertandingan nanti.

"Aku tidak ragu dengan mentalitas yang dimiliki pemain di tim ini dan kemampuan mereka untuk menangani hal ini," ucap pemain Serbia itu.

Meski begitu, Vidic berharap wasit bisa melaksanakan tugasnya dengan baik dan tidak terpengaruh oleh trik-trik kotor yang kemungkinan diperagakan Barca. "Wasit pada pertandingan nanti mungkin akan menjadi wasit terbaik. Aku berharap dia bisa mengatasi itu," kata Vidic. (MIR)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau