Persaingan

Langgar Aturan, Minimarket Ditutup

Kompas.com - 27/05/2011, 03:57 WIB

Jakarta, Kompas - Sedikitnya sembilan minimarket di Jakarta ditutup karena melanggar aturan soal jarak minimal dengan pasar tradisional, Kamis (26/5). Rata-rata minimarket itu berdiri setelah diterbitkannya Instruksi Gubernur Nomor 115 Tahun 2006 tentang Penundaan Perizinan Minimarket.

Di Jakarta Barat, dua minimarket tutup sukarela setelah mendapat peringatan pertama. Kedua minimarket itu adalah Indomaret di Jalan Keagungan Nomor 22, Kecamatan Taman Sari, dan Indomaret di Jalan Utama Raya, Kecamatan Cengkareng. Pintu masuk Indomaret dikunci, pintu gerbang ditutup, dan papan nama diturunkan.

Wakil Wali Kota Jakarta Barat Sukarno mengatakan, dua minimarket itu melanggar jarak minimal dari pasar tradisional, yaitu 500 meter.

”Tak jauh dari sini ada pasar lingkungan. Kalau sudah melanggar jarak, sekalipun izinnya lengkap, harus ditutup,” katanya.

Secara keseluruhan ada sembilan minimarket di Jakarta Barat yang melanggar aturan jarak minimal dengan pasar tradisional. Dari sembilan minimarket, dua sudah ditutup dan sisanya masih diberi peringatan.

Sementara itu, di Jakarta Utara terdapat empat minimarket yang melanggar aturan jarak minimal dengan pasar tradisional. Dua di antaranya ditutup pada Kamis pagi secara sukarela oleh pengelolanya, yakni minimarket Alfamart di Jalan Mundu dan Dukuh, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja.

Corporate Affair Director Alfamart Solihin mengatakan, selain di Jakarta Utara, pihaknya juga menutup empat minimarket Alfamart di wilayah Jakarta.

”Pada dasarnya kami tidak ingin ini terjadi, tetapi kami harus mendukung instruksi Gubernur. Ini sebagai bukti, kami bukan minimarket ilegal,” katanya.

Humas Indomaret Anna Nenny Kristyawati mengatakan, perizinan minimarket yang ditutup sudah lengkap, tetapi dia mengakui keberadaan minimarket itu melanggar aturan jarak minimal dengan pasar tradisional. Ada tiga Indomaret yang ditutup, kemarin.

”Kami membangunnya karena memang warga di sekitar memberikan izin. Kami membangun tahun 2007 dan sewanya masih jalan sampai dengan saat ini,” tutur Nenny.

Kerugian akibat penutupan itu mencapai Rp 700 juta-Rp 800 juta per minimarket. Para karyawan belum mengetahui kelanjutan nasib mereka. Beberapa karyawan Indomaret di Jalan Keagungan tampak menangis dan terguncang atas penutupan yang tiba-tiba itu. (FRO/MDN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau