Penembakan di palu

Buru Pelaku, Razia di Jalur Perbatasan

Kompas.com - 27/05/2011, 07:55 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com — Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan ikut melakukan pengejaran pelaku penembakan dua anggota polisi saat bertugas di kantor BCA Jalan Emy Saelan, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (25/5/2011).

Salah satu upaya untuk membekuk pelaku penembakan itu adalah dengan memperketat jalan masuk dan keluar jalur perbatasan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. Hal ini diungkapkan Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Jhony Waenal Usman kepada wartawan, Kamis, seusai menghadiri pemakaman Bripda Gustiar Yudistira dan Briptu Andi Irbar di Pemakaman Sirina Passe, Jalan Daeng Rama, Makassar.

Jalur trans-Sulawesi adalah daerah perbatasan antara Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dan Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Daerah ini menjadi pintu masuk kedua provinsi dan dijaga ketat oleh anggota polisi. "Kami akan tutup akses pelaku sehingga ruang geraknya makin sempit. Saya sudah meminta jajaran polresta di daerah-daerah perbatasan meningkatkan penjagaan," kata Jhony.

Razia yang dilakukan polisi berupa pemeriksaan identitas warga yang melintas, kendaraan pun akan diperiksa, termasuk identitas sopir dan penumpang diperiksa, barang-barang juga akan digeledah untuk mencari senjata tajam, penyelundupan senjata, dan bahan peledak.

Hal ini, kata Jhony, untuk memastikan siapa pun steril dari dugaan pelaku penembakan yang menewaskan dua polisi serta jaringan kelompok teroris juga kawanan perampok. "Warga yang melintas harus memperlihatkan KTP sebagai identitas diri, " kata Jhony.

Dengan razia ini, peluang untuk menekan angka kejahatan akibat mudahnya akses peredaran senjata ilegal, yang belakangan ini marak bermunculan penembak misterius.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau