Piala sudirman 2011

Simon Kalah Juga, Indonesia Kritis

Kompas.com - 27/05/2011, 20:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim Indonesia berada di ujung tanduk setelah tunggal putra Simon Santoso dikalahkan pemain Jepang, Kenichi Tago, di perempat final Piala Sudirman, Jumat (27/5/2011).

Simon yang menjadi harapan setelah tunggal putri Adriyanti Firdasari kalah justru tampil mengecewakan. Menghadapi Kenichi Tago yang lama absen karena cedera, Simon seperti tak kuat menanggung beban. Dalam pertandingan di Qingdao Sport Center Gymnasium, Simon kalah dua gim, 15-21, 9-21.

Dalam pertandingan menghadapi Tago, Simon benar-benar bermain buruk. Ia tak bisa lepas dari tekanan pemain Jepang tersebut. Pada gim pertama Simon langsung tertinggal dan kalah 15-21.

Kekalahan pada gim pertama tampaknya semakin membuat Simon terpuruk. Pada gim kedua ia dengan mudah didikte Tago. Simon pun bahkan melakukan kesalahan-kesalahan mendasar, seperti bola yang tanggung ataupun pengembalian yang menyangkut net. Simon kalah mudah 9-21.

Tim Indonesia kini di ambang tersingkir dan tertinggal 1-2. Semoga saja ganda putri Greysia Polii/Meilaina Jauhari dapat mengatasi ganda putri Jepang, Mami Naito/Shizuka Matsuo, di partai keempat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau