Bahan bakar minyak

Polisi Tangkap Taksi Penimbun Solar

Kompas.com - 28/05/2011, 20:58 WIB

BATAM, KOMPAS.com - Polisi dari Reserse Mobil Satuan Brigade Mobil Polda Kepulauan Riau menangkap satu unit taksi jaringan penimbun solar bersubsidi di Kota Batam, Sabtu (28/5/2011). Kendaraan tersebut digunakan untuk menyerap solar bersubsidi dari sejumlah stasiun pengisian bahan bakar minyak umum (SPBU) kemudian disetor ke gudang penimbun untuk kepentingan komersial.

"Anggota kami menangkap taksi berikut sopirnya sesaat setelah mengisi solar di salah satu SPBU di Kota Batam. Dari hasil pemeriksaan sementara, ternyata taksi itu memang terkait jaringan penimbun solar bersubsidi di Tanjung Uncang," kata Pejabat Sementara Perwira Unit I Remob Satuan Brimob Polda Kepulauan Riau, Bripka Rudi.

Taksi tersebut memiliki tangki orisinal dengan kapasitas sekitar 60 liter. Setelah dimodifikasi sedemikian rupa, kapasitas tampung solarnya bisa mencapai 300 liter. Sebanyak dua tangki modifikasi ditambahkan ke dalam badan taksi, masing-masing ditempatkan di bagasi dan kabin belakang dan saling terhubung dengan tangki orisinal mobil yang posisinya persis di antara keduanya.

Guna menyembunyikan modus tersebut, kaca mobil dibuat gelap sehingga tak mudah terlihat dari luar. Sehari-hari, taksi bernomor polisi BP 1025 XU tersebut tak pernah digunakan untuk mengangkut penumpang. Penampilan luar mobil sebagai taksi, termasuk dengan pelat nomor polisi berwarna kuning, hanya sebagai kedok belaka.

Polisi telah menahan sekaligus memeriksa tersangka sopir taksi, Jonson Pandiangan (34). Jonson mengaku mendapat imbalan Rp 100.000 per 220 liter. Adapun modal membeli solar bersubsdii yang harganya Rp 4.500 per liter dari SPBU diberikan oleh penimbun solar.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau