palembang, kompas
Direktur Keuangan SFC Augie Bunyamin mengatakan, para pemain SFC kelelahan karena padatnya jadwal pertandingan. Mereka baru saja kembali ke Palembang tiga hari lalu setelah mengikuti babak 16 besar AFC Cup di Thailand.
Bertanding di Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Persija mengambil inisiatif menyerang. Hasilnya, gol pertama dilesakkan sang kapten, Bambang Pamungkas, pada menit ke-13. Agu Casmir menambah gol Macan Kemayoran pada menit ke-25.
Sriwijaya baru membalas pada babak kedua melalui penalti sang kapten, Keith Kayamba Gumbs, menit ke-63. Gol itu membakar semangat Laskar Wong Kito. Hasilnya, lima menit berselang, giliran Budi Sudarsono menceploskan bola ke gawang Persija yang dijaga Hendro Kartiko.
Budi, yang masih dalam kondisi bugar, kembali menjebol gawang Hendro pada menit ke-76. Gol itu membuat Sriwijaya berbalik unggul 3-2 atas Persija. Namun, keunggulan itu hanya bertahan sesaat setelah Greg Nwokolo melesakkan gol ke gawang Sriwijaya yang dijaga Ferry Rotinsulu. Kedudukan imbang bertahan hingga pertandingan usai.
Pertandingan yang dipimpin wasit Mardi itu berlangsung keras. Setidaknya empat kartu kuning diberikan kepada kedua kesebelasan karena pelanggaran yang terjadi. Pertandingan juga sempat diwarnai protes para pemain Persija atas penalti yang diberikan wasit kepada tuan rumah yang berbuah gol pertama Sriwijaya.
Tidak mendapatkan gaji selama beberapa bulan tidak membuat para pemain Arema Malang patah semangat dan kehilangan taji. Sebaliknya, para pemain klub berjuluk ”Singo Edan” itu mampu melibas Deltras Sidoarjo dengan skor telak 3-0 (2-0).
Tiga gol Arema Malang dilesakkan Roman Chmelo pada menit ke-36 dan penyerang timnas U-23, Yongki Aribowo, menit ke-38 dan 65.