KOMPAS.com - Hanya karena gaun rancangan Alexander McQueen yang dikenakannya saat menjadi bridesmaid untuk pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton, kini kepopuleran Pippa Middleton mulai menyamai sang kakak. Bahkan, ketenaran Pippa dalam beberapa minggu terakhir sudah melebihi Kate. Sebaliknya, berita-berita tentang Duke dan Duchess of Cambridge sudah menurun 94 persen.
Minggu lalu, lebih dari 60 media cetak dan eletronik mengangkat kisah tentang Pippa, dari soal high street style-nya (istilah Inggris tentang busana keluaran jaringan toko dengan harga menengah ke atas seperti Gap atau Topshop), hingga pekerjaan barunya. Para pengamat media mengatakan, ini baru merupakan awal dari populeran Pippa.
"Meningkatnya kepopulerannya sudah meteorik, dari dua minggu setelah royal wedding Pippa sudah mengalahkan Kate dalam survei media kami," tutur Brian Merron dari Kantar Media Intelligence pada harian The Telegraph. "Fokus media saat ini sudah berpindah dari pengantin baru itu, dan karenanya status selebriti Pippa perlahan makin naik."
Kalau Kate menjadi perhatian lagi setelah tampil dengan gaun Reiss seharga 175 poundsterling saat berjumpa Barack dan Michelle Obama minggu lalu. Namun Pippa segera mencuri perhatian dengan tampil mengenakan baju-baju dan aksesori keluaran Zara dan LK Bennett. Ia juga memiliki sepatu wedges yang juga merupakan favorit Kate.
Karena potensi Pippa untuk meraih perhatian media inilah, Andrew Morton belum lama ini mengatakan bahwa kakak-beradik ini sebenarnya saling bersaing. Menurut penulis buku Diana: Her True Story ini, Kate kemungkinan terkejut dengan seluruh perhatian yang diterima Pippa karena gaun bridesmaid-nya yang memukau dan postur tubuhnya yang seksi.
"Saya pikir ia (Kate) pasti terkejut (dengan liputan media tentang Pippa). Hebat bukan, apa yang bisa dilakukan orang di belakang? Menyenangkan, tapi juga sedikit misoginis (membenci wanita)," ungkap pria yang juga akan merilis buku William and Catherine: Their Story ini.
Meski begitu, menurut Morton Pippa sebenarnya tidak dengan sengaja mencoba mencuri perhatian orang. Persaingan Kate dan Pippa tak ubahnya seperti persaingan William dan Harry. Kedua pria ini memiliki daya tarik yang berbeda, dan masing-masing memiliki penggemarnya sendiri.
"Hari (pernikahan) itu adalah harinya Catherine, dan Pippa memainkan perannya dengan hebat, itu saja. Saya kira dia tidak mencuri perhatian. Pippa punya peran pengiring yang eksotis," paparnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang