BMW Ekspansi Bisnis dan Investasi Baru Rp 100 Miliar di Indonesia

Kompas.com - 31/05/2011, 18:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam rangka memperingati 10 tahun kehadirannya di Indonesia, perusahaan induk PT BMW Indonesia, yaitu BMW Group, Jerman, hari ini mengumumkan akan melakukan ekspansi bisnis dan melakukan investasi baru Rp 100 miliar. Investasi baru ini dilakukan dalam dua tahun ke depan untuk mengembangkan bisnis BMW Group Indonesia.

Rencana ekspansi bisnis dan investasi baru tersebut langsung diumumkan oleh Wakil Presiden BMW Group, Jerman, Graeme Grieve di Hotel Indonesia, sore ini. Dijelaskan, investasi diperlukan untuk memperluas kegiatan produksi BMW di Indonesia serta memperkenalkan merek MINI dan Rolls-Royce.

Menurut Grieve—dalam setahun ini sudah tiga kali datang, perkembangan pasar mobil di Indonesia tumbuh sangat pesat, terutama dalam dua tahun terakhir. Dia menjelaskan, pada tahun lalu penjualan BMW di Indonesia tumbuh 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara empat bulan pertama 2011, pertumbuhan penjualan BMW mendekati 40 persen (33 persen).

"Faktor tersebutlah yang membuat kami memutuskan untuk melakukan ekspansi bisnis dan melakkan investasi baru," jelas Grieve. Ditambahkan, dalam waktu dekat ditargetkan bisa menjual 3.000 unit BMW per tahun.

Pabrik di Indonesia
Investasi baru BMW sebagian digunakan untuk meningkatkan kemampuan produksi atau model yang dirakit BMW di Indonesia, yaitu Seri-3 dan Seri-5. Saat ini BMW memanfatkan perakitan Gaya Motor, milik Astra International di Jakarta Utara.

BMW akan melakukan modernisasi perakitan, memasang perkakas perakitan baru, rekrutmen tenaga kerja baru serta pelatihan. Kapasitas produksi yang semula empat unit per hari, nantinya akan menjadi delapan unit.

MINI
Kendati produk MINI baru akan diperkenalkan secara resmi di Indonesia pada akhir tahun ini, BMW Group juga mengumumkan peluncuran merek ini di Indonesia. MINI diakuisisi BMW pada 1994 dan pada 2010 penjualan merek ini mencapai 234.175 unit. "Dalam waktu dekat kami akan mendiri ruang pamer dan dealer MINI di Jakarta. Juga ada kemungkinan menambahnya di luar Jakarta," jelas Ramesh Divyanathan, Presiden Direktur PT BMW Indonesia.

Merek supermewah lain yang diperkenalkan dan langsung berada di bawah manajemen BMW Indonesia adalah Roll-Royce. Salah satu model Rolls-Royce yang sempat dipanjang saat jumpa pers hari ini yaitu Phantom Drophead Coupe, sedangkan MINI model Cooper S.

Pada saat bersamaan, BMW juga memperkenalkan salah satu top modelnyya di Indonesia, yaitu Seri 6 Covertible baru. Dua varian Seri 6 Covertible yang dipasarkan adalah 650 C dengan harga Rp 2,098 miliar dan 640 C dibanderol Rp 1,598 miliar (kedua dalam kondisi off-road di Jakarta).

Kendati tidak menyebutkan target, BMW meluncurkan Seri 6 Convertible ini karena ada permintaan konsumen Indonesia terhadap mobil ini. Begitu juga dengan supermewah Roll-Royce. Khusus untuk MINI, BMW Indonesia belum mau menjelaskan model atau tipe yang akan dipasarkan. Begitu juga dengan rentang harganya.

"Nanti kami akan menjelaskan dalam sesi khusus untuk MINI tentang model dan harga jualnya di Indonesia," jelas Ramesh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau