Kontes Kecantikan Mencetak "Beautypreneurship"

Kompas.com - 31/05/2011, 22:05 WIB

KOMPAS.com - Kontes kecantikan Miss Indonesia memasuki tahun ketujuh. Ajang kecantikan ini bukan sekadar mencari sosok perempuan muda yang cantik, bertalenta, tetapi juga berkepribadian baik. Kontestan perempuan usia 17-23 tahun bisa menjadi role model, termasuk untuk menjadi beautypreneurship. Pendiri Martha Tilaar Group, Dr Martha Tilaar, mengatakan kontes kecantikan merupakan peluang bagi perempuan muda untuk maju dan menonjolkan diri.

"Melalui ajang ini, talenta bisa dikembangkan, karena ajang ini merupakan peluang untuk memperkenalkan talenta diri. Banyak yang ingin terkenal melalui ajang ini, namun perilaku tetap harus dijaga, jangan sombong, dan mencerminkan karakter perempuan cantik lahir batin. Perempuan juga bisa menunjukkan keahliannya menjadi beautypreneurship. Jangan hanya mencari pekerjaan, tetapi menciptakan pekerjaan. Jangan hanya merias diri, tetapi juga bisa merias orang lain," jelas Martha, di sela beauty workshop untuk finalis Miss Indonesia 2011 yang berlangsung di Puspita Martha International Beauty School, Jakarta Pusat, Selasa (31/5/2011).

Menurut Martha, kontestan Miss Indonesia tak hanya berpeluang menjadi terkenal. Ajang ini membuka peluang  bagi perempuan muda untuk menggali potensi diri dan berkembang di bidang kecantikan. Entah sebagai model, make up artist, dan entrepreneur di bidang kecantikan. Bagi Martha, dengan menjadi finalis Miss Indonesia 2011 para perempuan ini sudah menjadi pemenang dan role model bagi perempuan Indonesia.

"Mereka terpilih dari ribuan perempuan yang mendaftarkan diri di ajang ini. Meskipun tak menang, mereka sudah menjadi finalis, menjadi role model bagi ratusan juta perempuan di Indonesia," lanjutnya.

Peraih gelar Miss Indonesia 2011 yang akan diumumkan 3 Juni 2011 nanti, tak hanya menjadi contoh kecantikan lahir batin. Mereka juga bisa menjadi role model untuk menumbuhkan nasionalisme.

"Melalui Miss Indonesia, nama Indonesia sebagai bangsa dan negara bisa dikenal. Pakaian tradisional, atau produk lokal dari Indonesia bisa dikenalkan di panggung dunia. Nanti di ajang Miss World di London, nama Indonesia bisa muncul. Itulah sebabnya saya bergairah mendukung Miss Indonesia," jelas Martha. Dengan demikian, Miss Indonesia bisa menjadi duta Indonesia di kancah dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau