SURABAYA, KOMPAS.Com - Kepolisian Daerah Jawa Timur sejak Rabu (1/6/2011) ini hingga 21 hari ke depan, menyiagakan 4.583 personel untuk menggelar Operasi Simpatik Semeru 2011.Operasi ini untuk menekan angka kecelakaan di seluruh ruas jalan di Jawa Timur.
Wakapolda Jatim, Brigjen (Pol) Bambang Wahjono, Rabu, mengatakan, operasi yang dilakukan berupa aksi simpatik, seperti penyuluhan kepada sopir angkutan umum, pemasangan spanduk simpatik, pembagian helm Standard Nasional Indonesia (SNI), serta pembagian brosur UU Nomor 22/2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan.
Dalam operasi yang mengedepankan senyum, salam, dan sapa ini, polisi tidak mudah untuk memberi tindakan tilang. Tilang hanya bagi mereka yang melanggar hukum dan membahayakan pengendara lain saja.
"Operasi simpatik ini dalam rangka menertibkan masyarakat kita dalam berlalu-lintas, khususnya bagai pengendara roda dua," katanya.
Dia berharap, dalam operasi itu anggota untuk selalu waspada dan mempererat jalinan kemitraan dengan jajaran TNI dan masyarakat, sehingga terwujud solidaritas dan sinergitas dalam pelaksanaan operasi.
Selama empat bulan sejak Januari hingga April 2011, Direktorat Lalu-lintas Polda Jawa Timur mencatat 3.231 kasus kecelakaan. Kecelakaan itu memakan 982 korban meninggal, 853 korban menderita luka berat, dan 3.343 korban menderita luka ringan.
'Kecelakaan itu tidak hanya memakan korban jiwa, namun juga menyebabkan kerugian materi sekitar Rp 5,8 miliar,' kata Wakapolda Jatim.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang