Operasi simpatik

4.583 Personel Disiagakan di Jatim

Kompas.com - 01/06/2011, 19:32 WIB

SURABAYA, KOMPAS.Com - Kepolisian Daerah Jawa Timur sejak Rabu (1/6/2011) ini hingga 21 hari ke depan, menyiagakan 4.583 personel untuk menggelar Operasi Simpatik Semeru 2011.Operasi ini untuk menekan angka kecelakaan di seluruh ruas jalan di Jawa Timur.

Wakapolda Jatim, Brigjen (Pol) Bambang Wahjono, Rabu, mengatakan, operasi yang dilakukan berupa aksi simpatik, seperti penyuluhan kepada sopir angkutan umum, pemasangan spanduk simpatik, pembagian helm Standard Nasional Indonesia (SNI), serta pembagian brosur UU Nomor 22/2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan.

Dalam operasi yang mengedepankan senyum, salam, dan sapa ini, polisi tidak mudah untuk memberi tindakan tilang. Tilang hanya bagi mereka yang melanggar hukum dan membahayakan pengendara lain saja.

"Operasi simpatik ini dalam rangka menertibkan masyarakat kita dalam berlalu-lintas, khususnya bagai pengendara roda dua," katanya.

Dia berharap, dalam operasi itu anggota untuk selalu waspada dan mempererat jalinan kemitraan dengan jajaran TNI dan masyarakat, sehingga terwujud solidaritas dan sinergitas dalam pelaksanaan operasi.

Selama empat bulan sejak Januari hingga April 2011, Direktorat Lalu-lintas Polda Jawa Timur mencatat 3.231 kasus kecelakaan. Kecelakaan itu memakan 982 korban meninggal, 853 korban menderita luka berat, dan 3.343 korban menderita luka ringan.

'Kecelakaan itu tidak hanya memakan korban jiwa, namun juga menyebabkan kerugian materi sekitar Rp 5,8 miliar,' kata Wakapolda Jatim.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau