Sepak bola

Ketika Lionel Messi Tak Disukai Suporter

Kompas.com - 04/06/2011, 05:52 WIB

Punya status pemain bintang dengan penampilan menawan dan brilian rupanya belum menjamin bakal disukai dan menjadi idola semua orang. Kenyataan pahit dan pengalaman buruk itu harus dirasakan seorang Lionel Messi yang baru sukses mengantarkan Barcelona menjuarai Liga Champions Eropa.

Bintang tim ”Tango” Argentina ini sungguh tidak menyangka akan mendapat perlakuan buruk. Ia diserang seorang fans dari klub lokal, Rosario Central, saat meninggalkan sebuah restoran Club de La Milanesa, Kamis (2/6). Lebih menyakitkan lagi, peristiwa ini terjadi saat dia sedang berlibur di kampung halamannya di kota Rosario.

Dipukul

Seperti dilaporkan Argentine TV, Messi sedang makan siang di restoran Club de la Milanesa dengan dua rekannya. Saat keluar restoran, ada sejumlah anak sekolah yang memintanya untuk berfoto bersama.

Saat sedang berdiri, tiba-tiba seorang fans dari Central melayangkan pukulan kepada Messi. ”Saya suporter Central, kami dari Newell’s,” seseorang tak diketahui identitasnya itu berteriak sambil memukul Messi. Sejumlah orang di tempat itu akhirnya menarik fans tersebut dari Central yang misterius itu.

Messi tidak meladeni perlakuan negatif itu dan ia langsung mundur dari prosesi pengambilan gambar tanpa berkomentar sedikit pun. Messi memang datang ke restoran itu tanpa dikawal personel keamanan dan hanya ditemani beberapa rekannya.

Tak kena

Messi sendiri sebenarnya pernah punya ikatan dengan suporter Newell’s. Ia mengawali kariernya di sana sebelum direkrut Barcelona.

Kepada wartawan, Messi tidak membantah insiden penyerangan itu. Namun, ia menegaskan tidak terkena pukulan dari pemuda yang menyerangnya itu. ”Saya bahkan tidak tersentuh. Saya tidak merasakan apa pun dan pergi meninggalkan tempat kejadian. Tidak terjadi apa-apa pada diri saya,” kata Messi.

Dalam halaman Facebook- nya, Messi juga menulis, ”Untuk menenangkan semua orang yang menanyakan kebenaran insiden beberapa saat setelah kami keluar dari restoran, sampaikan pada mereka bahwa saya tak menerima pukulan dari seseorang. Saya benar-benar oke.”

Mungkin pernyataan seperti ini yang membedakan antara pemain bintang dengan pecundang. (REUTERS/AFP/OTW)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau