Lahm: Brasil-Jerman Setara, Spanyol Terbaik

Kompas.com - 06/06/2011, 01:02 WIB

BERLIN, KOMPAS.com - Kapten tim nasional Jerman, Philipp Lahm, menilai timnya memiliki kualitas yang setara dengan Brasil, namun belum mampu menyamai Spanyol.

Lahm mengatakan, "Der Panzer" terus mengalami peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. Setelah sempat didominasi pemain-pemain tua di masa lalu, Jerman berhasil melakukan peremajaan sejak Piala Dunia 2006.

"Kami terus berkembang dengan cara yang positif. Namun, kami jelas belum mencapai akhir dari proses ini. Spanyol masih merupakan tim dengan standar emas," imbuh Lahm.

"Hasil di tiga turnamen besar terakhir (Piala Dunia 2006, Piala Eropa 2008, dan Piala Dunia 2010) menunjukkan bahwa kami sedang menuju ke arah yang benar. Tetapi, kami belum memanfaatkan potensi penuh yang kami miliki. Kami bertekad untuk memenangkan trofi," tegas Lahm.

Jika Jerman masih dalam tahap perkembangan, Spanyol tengah memetik hasil positif dari generasi emas mereka. Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010 berhasil disandingkan Xavi dan kawan-kawan.

"Kami (Jerman) telah menunjukkan diri setingkat dengan Brasil dan setara dengan bangsa-bangsa sepak bola lainnya. Spanyol masih selangkah di depan, tapi kami semakin dekat dari mereka. Kami memiliki tim muda dan pemain berkualitas untuk terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan, dan memenangkan piala," tuntasnya. (FIFA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau