7 Kriteria Si Rambut Pendek

Kompas.com - 06/06/2011, 18:59 WIB

KOMPAS.com - Katakan "Ya" pada potongan rambut pendek jika Anda memenuhi sejumlah kriteria atau karakter berikut ini:

Menyukai tatanan rambut praktis
"Jika Anda menyukai hal yang praktis, maka potongan rambut pendek paling cocok untuk Anda," kata Director Hair salon Shunji Matsuo, Hisato Suzuki.

Proses perawatan rambut pendek pun sangat mudah dilakukan, karena tidak memerlukan waktu lama untuk mencuci dan mengeringkannya. Melakukan pewarnaan rambut pun menjadi lebih cepat, sehingga Anda tak perlu memberikan perhatian yang terlalu intensif untuk memeliharanya. Namun, memiliki rambut pendek, bukan berarti jauh dari masalah rambut. Anda tetap perlu melakukan perawatan rutin, treatment khusus minimal satu bulan sekali.

Rambut pendek juga akan terlihat lebih "berantakan" dalam waktu singkat karena berkesan cepat panjang dan perlu di trim ulang setiap dua atau tiga bulan sekali supaya potongan tetap rapi.

Rambut tergolong rapuh dan tipis
Osmond Kitrana, hairstylist dari salon Johnny Andrean menyarankan, "Rambut yang tipis dengan potongan pendek akan kelihatan menarik jika dibuat mengembang dengan teknik pengguntingan rambut ber-trap dan layer bersusun. Rambut akan terlihat lebih tebal. Cara penataannya juga bisa dengan model ombak yang besar agar nampak lebih ber-volume."

Ia juga menganjurkan untuk rutin melakukan perawatan rambut damage therapy untuk rambut rapuh. Treatment tersebut tidak hanya membuat rambut lebih lentur, namun juga dapat mengembalikan vitalitas batang rambut sehingga tidak mudah patah.

Karakter rambut halus
Rambut yang halus umumnya lemas dan susah diatur. Jenis rambut ini sulit mengembang sehingga berkesan tipis dan lepek. "Pada rambut yang halus bisa diterapkan cutting gaya apa saja, tetapi akan terlihat lebih bagus kalau potongan rambut pendek yang dipilih. Bisa ditambahkan sedikit layer agar terlihat shape-nya," ujar Hisato.

Wajah berbentuk oval

"Oval adalah bentuk wajah yang ideal. Guntingan model panjang, medium, ataupun pendek sekalipun tetap cocok diaplikasikan," ujar Irwan Rovani Doke, Hair Designer dari salon Irwan Team. "Namun, jika ingin membuat aksen agar terlihat lebih fashionable dengan rambut pendek, maka tambahkan poni yang dibuat lebih atraktif dengan sedikit sentuhan highlight," jelasnya.

Bentuk wajah mungil

Irwan juga menyarankan, "Untuk wajah yang mulus dan mungil, seperti Sharon Stone atau Halle Berry, akan terlihat lebih menarik dengan cropped style, digunting dengan model short layer atau gradasi pendek." Hisato juga sependapat, "Ya, short layer cocok untuk yang berwajah mungil, dan akan menjadikannya lebih cantik jika diberikan hair coloring yang sedikit terang."

Rambut beruban
Uban tidak hanya tumbuh karena faktor umur, bisa juga karena penggunaan produk mengandung bahan kimia yang merusak kulit kepala. "Jika rambut sudah mulai berubah, sebaiknya jangan memotongnya bertingkat, karena akan membuat uban Anda menjadi kelihatan lebih jelas," ujar Hisato. "Untuk menyiasatinya, sebaiknya menerapkan gaya rambut bob dan melakukan recolor pada rambut, tetapi tetap seusai dengan bentuk wajah dan tone kulit," tambah Osmond.

Memiliki kepribadian tegas
Rambut pendek sangat cocok untuk orang yang berkarakter kuat. Potongan rambut pendek akan membuat wajah lebih menonjol. Rasa percaya diri Anda akan menghasilkan kharisma yang lebih terpancar melalui potongan rambut pendek.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau