KOTABARU, KOMPAS.com — Kapal penumpang KM Martasiah jurusan Kotabaru-Geronggang tenggelam di perairan Tanjung Dewa, Kelumpang Tengah, Kotabaru, Kalimantan Selatan, sekitar pukul 12.00 Wita akibat gelombang tinggi. Sebanyak 17 penumpang tewas dalam peristiwa itu.
"Dari 13 jenazah korban KM Martasiah, 11 jenazah sudah dijemput keluarganya dan dua lagi masih di ruang jenazah RSUD Kotabaru," kata Plt Direktur RSUD Kotabaru dr Sudarsono Kyai Demak, Senin (6/6/2011).
"Selain dua jenazah yang belum dijemput, seorang korban Martasiah kini juga masih dirawat di ruang Intensive Coronary Care Unit (ICCU) atas nama Aida Susanti, warga Kotabaru," terangnya.
Sementara itu, puluhan korban selamat lainnya hanya menjalani rawat jalan, dan sebagian lagi rawat inap di RSUD Kotabaru.
Sebanyak 33 korban yang selamat berdasarkan catatan terkini dari total 80 penumpang di KM Martasiah kini dirawat di RSUD Kotabaru untuk mendapatkan perawatan intensif.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kapal naas tersebut berangkat dari pelabuhan Panjang, Kotabaru, sekitar pukul 10.00 Wita. Kapal kemudian tenggelam sekitar 1,5-2 jam setelah berlayar akibat diterjang gelombang dan angin kencang. Kapal kemudian oleng dan akhirnya tenggelam dengan cara terbalik.
Selain penumpang, KM Martasiah juga mengangkut barang-barang, antara lain sejumlah kendaran roda dua, bahan kebutuhan pokok, dan barang keperluan rumah tangga yang hendak dijual ke pasar Geronggang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang