JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah bisa ditebak pasar mobil nasional Mei lalu mengalami penurunan 5,3 persen dampak dari bencana alam dan gempa bumi 11 Maret di Jepang. Padahal, permintaan konsumen sangat tinggi, tapi para agen tunggal pemegang merek (ATPM) tak punya persediaan cukup karena pengiriman tersendat. Sehingga, mereka terpaksa harus menguras stok.
Kondisi itu tergambar dari data penjualan sementara yang diterima Kompas.com, semalam (6/6). Terutama untuk ritel (dibeli konsumen), untuk Mei lalu terjual 63.021 unit (turun 5,3 persen), di bawah penjualan April yang tercatat 66.578 unit.
Sementara penjualan wholesale (dari produsen ke dealer) bulan kelima yang 60.871 unit, justru naik tipis dari April yang 60.702. Seandainya stok tersedia cukup dan perakitan ATPM tidak terganggu karena pasokan komponen, bukan tidak mungkin bisa menembus di atas 70.000 unit. Tampaknya, penjualan kuartal kedua (April-Juni) masih terus menjadi rapor merah bulanan.
Berdasarakan data Gaikindo, Toyota masih berada paling atas dalam penjualan Mei dengan angka tertinggi 19.554 unit (wholesale), turun 7,4 persen dibanding bulan sebelumnya. Mitsubishi melego 11.048 unit (naik 1,2 persen), Daihatsu 10.453 unit (naik 28,1 persen), Suzuki 7.520 (naik 3,6 persen), Honda 3.673 unit (naik 78,6 persen) dan Nissan 1.322 unit (-59,8 persen).
Data Penjualan Mei 2011 (tentative)
Merek | Penjualan | |
wholesales | ritel | |
Toyota | 19.554 | 20.582 |
Mitsubishi | 11.048 | 9.598 |
Daihatsu | 10.453 | 10.803 |
Suzuki | 7.520 | 7.205 |
Honda | 3.673 | 3.914 |
Nissan | 1.322 | 3.012 |
Isuzu | 1.908 | 2.050 |
Mazda | 619 | 655 |
Lainnya | 4.774 | 5.202 |
Total | 60.871 | 63.021 |
sumber; ATPM anggota Gaikindo
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang