Thailand terbuka grand prix gold

Lolos, Febe Bakal Hadapi Tembok China

Kompas.com - 08/06/2011, 17:30 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Tunggal putri Indonesia, Maria Febe Kusumastuti, melangkah ke babak kedua Thailand Terbuka Grand Prix Gold. Pemain Pelatnas Cipayung tersebut menang 21-11, 21-19, 21-14 atas pemain Rusia Anastasia Prokopenko.

Namun di babak kedua turnamen berhadiah 120.000 dollar AS ini, Febe bakal menghadapi ujian sangat berat karena harus bertemu pemain China, Li Xuerui. Unggulan ketujuh tersebut lolos setelah dipaksa bermain rubber game 21-19, 11-21, 21-18 atas pemain Jepang Kaori Imabeppu.

Sayang, keberhasilan Febe tak diikuti oleh rekannya, Aprilla Yuswandari. Melawan pemain kualifikasi dari Jepang, Sayaka Takahashi, Aprilla menyerah dua game langsung 19-21, 13-21.

Sebelumnya, pemain yang pernah membawa Indonesia meraih perunggu Olimpiade Beijing 2008, Maria Kristin Yulianti, lebih dulu tersingkir. Mantan pemain Pelatnas tersebut tak bisa menyelesaikan pertandingan ketiga kualifikasi saat melawan Takahashi. Dengan demikian, pemain Jepang tersebut langsung menyapu dua pemain Indonesia.

Indonesia masih punya satu wakil di tunggal putri yang belum bermain, yaitu Lindaweni Fanetri. Tetapi, perjuangan Lindaweni pasti sangat berat, karena dia harus bertemu unggulan kedua dari China, Jiang Yanjiao.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau