Kota Surabaya Paling Bersih

Kompas.com - 08/06/2011, 20:11 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Memasuki usia ke-718, Kota Surabaya kembali memperoleh penghargaan Adipura sebagai kota paling bersih kategori metropolitan. Piala Adipura keenam itu pun diarak dari Bandara Internasional Juanda ke Taman Surya, Balai Kota Surabaya, Rabu (8/6/2011).

Setibanya di Taman Surya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, penghargaan tersebut adalah bukti kerja keras warga dan seluruh elemen yang menghargai lingkungannya.

Tahun ini Surabaya, selain menerima Adipura, juga Kalpataru kepada Lulut Sri Yuliani dan lima sekolah menerima Adiwiyata, serta penghargaan taman terbaik.

"Baru tahun ini Surabaya benar-benar nomor satu soal kebersihan, meski sudah enam kali memperoleh Adipura," kata Tri Rismaharini di depan sekitar 2 .000 pasukan kuning, pasukan hijau dan pasukan merah yang khusus membersihkan pematusan.

Risma juga mengingatkan agar Adipura bisa kembali diterima pada 2012. Warga Surabaya pun diingatkan bila menginginkan Piala Adipura kembali pada 2012, sebaiknya warga Surabaya harus bekerja lebih keras. "Warga Surabaya harus kerja lebih keras daerah lain juga ingin menjadi yang terbaik," katanya.

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya, Hidayat Syah mengatakan, penilaian tertinggi syarat untuk bisa meraih Adipura adalah partisipasi masyarakat. "Keterlibatan warga harus nyata, sehingga perlu terus diberi pengertian agar seluruh warga dengan sukarela menjaga lingkungannya," katanya.

Salah satu faktor keberhasilan Surabaya menjaga lingkungan, kata dia, dengan kehadiran sekitar 26.000 kader lingkungan hingga tingkat rukun tetangga (RT).

Keberadaan kader lingkungan bisa memotivasi warga di sekitarnya untuk bersama-sama menjaga lingkungan, sehingga bersih dan hijau. Faktor pendukung lain banyak perusahaan dan instansi juga terlibat dalam program menanam pohon, termasuk fasilitas perawatan taman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau