Harvey malaiholo

Rekaman di Malaysia

Kompas.com - 10/06/2011, 03:57 WIB

Harvey Malaiholo (49) adalah salah satu penyanyi Indonesia yang sampai hari ini tetap populer di Malaysia. Sejak pertama kali show di Kuala Lumpur dan kota lain di negeri jiran pada awal tahun 1980-an, pemenang pria Bintang Radio dan Televisi tahun 1975 ini terus manggung di negeri jiran itu. Bahkan, ia merekam single baru ”Gerimis Mengundang” di Malaysia, yang diluncurkan akhir Mei lalu.

Harvey menyanyikan ”Gerimis Mengundang”—lagu lama yang diaransemen ulang Andi Riyanto—bersama salah satu penyanyi Malaysia, Dayang Nur Faiza. ”Single itu diluncurkan pada 25 Mei lalu di Kuala Lumpur. Dilanjutkan tur ke Kinabalu, Sabah,” tuturnya.

Sayang sekali, single itu belum beredar di Indonesia. Meski demikian, penggemar Harvey bisa mengunduhnya dari Youtube.

Soal pilihan rekaman di Malaysia, menurut cucu penyanyi keroncong Bram Titaley (alm) itu, hanya kebetulan karena dari awal ia rekaman di sana, misalnya album berjudul Jerat dan Begitulah Cinta.

”Saya senang, sambutan warga Malaysia atas show saya selalu menggembirakan,” kata Harvey.

Harvey yang pernah berduet dengan penyanyi Rafika Duri berharap bisa rekaman dan konser untuk menandai 36 tahun berkarier sebagai penyanyi. (TRI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau