Pesta miras

21 Pelajar Pacaran dan Gelar Pesta Miras

Kompas.com - 10/06/2011, 19:16 WIB

KENDAL KOMPAS.com - Belasan pelajar sekolah menengah atas dan sekolah menengah pertama Kendal, diamankan oleh petugas satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kabupaten Kendal, Jawa Tengah , Jumat (10/6/2011) siang.

Belasan pelajar yang berjumlah 21 orang dan masih berseragam itu, diamankan saat asik menggelar pesta minuman keras dan pacaran di sekitar stadioan Utama Kebondalem Kendal.

Setelah mendapat pengarahan dan menandatangani surat perjanjian, agar tidak mengulang lagi, mereka disuruh dikumpulkan di halaman kantor Satpol dan dihukum fisik. "Ini hanya pembinaan, supaya kalian jera," kata Kepala Satpol PP Kendal, Feri Bonay.

Feri menambahkan, pihaknya melakukan operasi disiang hari, karena mendapat laporan warga yang kerap melihat puluhan pelajar pacaran di sekitar stadion. Baik malam maupun siang. Bahkan pelajar tersebut, kerap melakukan perbuatan asusila.

"Sekitar stadion itu kan tempat bermain. Banyak anak-anak kecil yang bermain di situ, sehingga banyak orang tua yang takut anaknya tersebut ikut-ikutan," katanya.

Ia menambahkan, sesuai peraturan daerah nomor 10 tahun 2008, tentang pelacuran dan tindakan asusila, mereka dikenai sanksi hukuman kurungan dua hari atau denda uang 200 ribu rupiah.

"Tapi karena mereka pelajar, hanya kami beri pembinaan dan kami serahkan kepada orang tua dan gurunya," tambah Feri.

Sebelumnya, pada Rabu malam kemarin, Satpol PP Kabupaten Kendal juga telah melakukan razia. Dalam kesempatan itu, 9 pasang pelajar tertangkap saat asyik pacaran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau