JEPARA, KOMPAS
”Kami lemah pada penyelesaian akhir. Selain itu, tim kami juga minus sejumlah pemain kunci, seperti Firman Utina, Arip Suyono, dan Oktovianus Maniani,” kata Kolev.
Sriwijaya, yang berjuluk ”Laskar Wong Kito”, menciptakan banyak kesempatan emas dan unggul dahulu melalui aksi individu Budi Sudarsono menit ke-43.
Persijap berupaya mengatasi ketertinggalan. Namun, dua peluang emas melalui sundulan Gendut Doni dan aksi individu Alberto ”Beto” Goncalves gagal membuahkan gol. Pada babak kedua, Persijap meningkatkan serangan, antara lain menarik penyerang kawakan Gendut Doni dan menggantinya dengan Riski.
Upaya itu membuahkan hasil, Riski menceploskan gol. Asisten Pelatih Persijap Jepara Anjar Jambore Widodo mengatakan, Persijap mampu mengimbangi Sriwijaya FC meski kalah kualitas. Hasil seri di kandang itu sesuai dengan target minimal.
Di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, melalui permainan menyerang, Persisam Putra Samarinda melibas Persiwa Wamena dengan skor telak, 5-2. Pemain tengah Ahmad Sembiring menyumbangkan dua gol untuk kemenangan ”Pesut Mahakam”.
Ahmad Sembiring mencetak gol pada menit ke-12 dan ke-61. Tiga gol lain Persisam dari Julio Lopez menit ke-31, Fandi Mochtar menit ke-36, dan Choi Dong Soo menit ke-44. Kedua gol tim tamu disarangkan pemain depan Pieter Romaropen pada menit ke-4 dan ke-65.
Bermain di hadapan lebih dari 8.000 pendukungnya, tim tuan rumah langsung menekan pertahanan ”Badai Pegunungan” pada menit-menit awal.
Namun, mereka malah kecolongan gol cepat Persiwa lewat tendangan datar Romaropen pada menit keempat.
Ketinggalan satu gol membuat tim asuhan Hendri Susilo tampil lebih agresif. Hal itu membuahkan hasil. Berawal dari umpan terobosan J-lo—julukan Julio Lopez—ke dalam kotak penalti lawan, Sembiring melesakkan bola ke sudut kanan gawang Persiwa tanpa bisa dijangkau kiper Zulham Syahputro.
Gol Sembiring menyulut kebangkitan rekan-rekannya hingga mampu unggul 4-1 sebelum turun minum. Tidak seperti saat melawan Persipura Jayapura, Rabu lalu, kali ini Persisam tampil lebih lepas dan mendominasi pertandingan.
Asisten Pelatih Persiwa Mahmudiana mengakui keunggulan permainan tim tuan rumah atas timnya. ”Persisam menunjukkan permainan kelas atas,” ujarnya.
Pelatih Persisam Hendri Susilo mengaku puas dengan kemenangan itu.