Liga indonesia

Kolev Tidak Percaya "Wong Kito" Tertahan

Kompas.com - 12/06/2011, 06:27 WIB

JEPARA, KOMPAS - Pelatih Sriwijaya FC Ivan Kolev mengaku tak percaya Sriwijaya ditahan imbang Persijap Jepara, 1-1, pada lanjutan Djarum Liga Super Indonesia di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (11/6). Tiga poin untuk mendongkrak target akhir masuk tiga besar Liga Super musnah pada menit ke-78, saat Riski Nopriansyah menyamakan skor lewat tendangan setengah voli dari sisi kanan kotak penalti.

”Kami lemah pada penyelesaian akhir. Selain itu, tim kami juga minus sejumlah pemain kunci, seperti Firman Utina, Arip Suyono, dan Oktovianus Maniani,” kata Kolev.

Sriwijaya, yang berjuluk ”Laskar Wong Kito”, menciptakan banyak kesempatan emas dan unggul dahulu melalui aksi individu Budi Sudarsono menit ke-43.

Persijap berupaya mengatasi ketertinggalan. Namun, dua peluang emas melalui sundulan Gendut Doni dan aksi individu Alberto ”Beto” Goncalves gagal membuahkan gol. Pada babak kedua, Persijap meningkatkan serangan, antara lain menarik penyerang kawakan Gendut Doni dan menggantinya dengan Riski.

Upaya itu membuahkan hasil, Riski menceploskan gol. Asisten Pelatih Persijap Jepara Anjar Jambore Widodo mengatakan, Persijap mampu mengimbangi Sriwijaya FC meski kalah kualitas. Hasil seri di kandang itu sesuai dengan target minimal.

Persisam libas Persiwa

Di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, melalui permainan menyerang, Persisam Putra Samarinda melibas Persiwa Wamena dengan skor telak, 5-2. Pemain tengah Ahmad Sembiring menyumbangkan dua gol untuk kemenangan ”Pesut Mahakam”.

Ahmad Sembiring mencetak gol pada menit ke-12 dan ke-61. Tiga gol lain Persisam dari Julio Lopez menit ke-31, Fandi Mochtar menit ke-36, dan Choi Dong Soo menit ke-44. Kedua gol tim tamu disarangkan pemain depan Pieter Romaropen pada menit ke-4 dan ke-65.

Bermain di hadapan lebih dari 8.000 pendukungnya, tim tuan rumah langsung menekan pertahanan ”Badai Pegunungan” pada menit-menit awal.

Namun, mereka malah kecolongan gol cepat Persiwa lewat tendangan datar Romaropen pada menit keempat.

Ketinggalan satu gol membuat tim asuhan Hendri Susilo tampil lebih agresif. Hal itu membuahkan hasil. Berawal dari umpan terobosan J-lo—julukan Julio Lopez—ke dalam kotak penalti lawan, Sembiring melesakkan bola ke sudut kanan gawang Persiwa tanpa bisa dijangkau kiper Zulham Syahputro.

Gol Sembiring menyulut kebangkitan rekan-rekannya hingga mampu unggul 4-1 sebelum turun minum. Tidak seperti saat melawan Persipura Jayapura, Rabu lalu, kali ini Persisam tampil lebih lepas dan mendominasi pertandingan.

Asisten Pelatih Persiwa Mahmudiana mengakui keunggulan permainan tim tuan rumah atas timnya. ”Persisam menunjukkan permainan kelas atas,” ujarnya.

Pelatih Persisam Hendri Susilo mengaku puas dengan kemenangan itu. (ILO/HEN/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau