Transportasi

Pengguna KRL Serpong Tolak Tarif Tunggal

Kompas.com - 13/06/2011, 11:10 WIB

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Komunitas pengguna kereta rel listrik (KRL) di kawasan Serpong menolak pemberlakuan tarif tunggal pada awal Juli 2011. Mereka menilai harga tunggal untuk KRL lintas Serpong tidak sesuai dengan kualitas layanan yang diberikan oleh PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ).

Dalam pernyataan sikapnya, KRL Mania Lintas Serpong mengatakan, rencana pemberlakuan tarif dan operasi tunggal mulai 2 Juli 2011 itu dinilai tidak adil. Commuter line yang akan berhenti di setiap stasiun untuk rute Bogor-Jakarta dengan jarak 50 km dikenai tarif Rp 9.000. Tarif ini mengalami penurunan Rp 2.000 dari tarif sebelumnya, yakni Rp 11.000. Adapun kereta commuter rute Serpong-Jakarta dengan jarak 25 km dikenai tarif Rp 8.000, sama dengan harga sebelumnya.

"Apakah tidak ada pertimbangan mengenai penentuan tarif? Jikalau mau dihitung dengan jarak, merupakan suatu yang tidak fair untuk Lintas Serpong," tulis anggota KRL Mania Lintas Serpong, Martha Risca, melalui surat elektronik kepada Kompas.com, Minggu (12/6/2011).

Hasil jajak pendapat yang dilakukan KRL Mania Lintas Serpong terhadap 243 responden pengguna KRL lintas Serpong menunjukkan bahwa rata-rata responden memilih tarif sebesar Rp 5.289 untuk KRL AC dan Rp 1.952 untuk KRL non AC. Responden mengharapkan agar tarif baru nantinya mendekati tarif KRL AC Ekonomi Lintas Serpong-Manggarai sebesar Rp 5.500.

Meski menolak pemberlakuan tarif tunggal sebagaimana ditetapkan PT KCJ, KRL Mania Lintas Serpong mendukung diberlakukannya sistem operasi tunggal KRL. Dengan kebijakan tersebut, nantinya KRL harus berhenti di setiap stasiun sehingga tidak ada lagi KRL Ekspres. Mereka menilai selama ini KRL Ekspres juga kerap berhenti di setiap stasiun sehingga waktu tempuhnya hampir sama dengan KRL Ekonomi AC bertarif Rp 4.500 atau KRL Ekonomi dengan tarif Rp 1.500.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau