Sampah: Jakarta "Welcome", Tangsel Belum

Kompas.com - 13/06/2011, 11:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain pembuangan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di Bantar Gebang, Bekasi, rencananya akan dibangun satu lagi TPST di Ciangir, Tangerang. Namun sayangnya hingga saat ini proyek pembangunan tersebut masih terganjal kesepakatan dengan daerah penunjang.

"DKI telah membeli lahan seluas 96 hektar. Luas tersebut mampu menampung sebanyak 3.000 ton sampah per hari. Sementara, diperkirakan sampah DKI yang akan masuk ke Ciangir, hanya sekitar 1.000 ton sampah per hari. Agar tidak mubazir kami akan bekerjasama dengan wilayah lain agar TPST tersebut juga dapat digunakan," kata Kepala Dinas Kebersihan DKI, Eko Bharuna, Senin (13/6/2011).

Untuk mewujudkan hal itu, Dinas Kebersihan DKI mencoba kerja sama dengan daerah penyangga di sekitar Ibu Kota, yaitu Tangerang dan Tangerang Selatan. Namun sayangnya, masih belum ada kesepakatan dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan hingga saat ini.

"Kendalanya ada di dua pemerintah kota tersebut. Kalau Jakarta welcome saja tapi sampai saat ini Pemkot Tangsel masih belum sepakat," ujar Eko.

Investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan TPST seperti yang di Bantar Gebang saja sebanyak Rp 700 miliar. Sementara biaya operasional sebesar Rp 200.000 per ton. Namun, Pemprov DKI hanya mampu Rp 100.000 per ton. Karena besarnya biaya, Pemprov DKI merasa perlu mengajak wilayah lain.

Saat ini volume sampah di DKI mencapai 6.595 ton sampah per hari. Ini meningkat jika dibandingkan pada tahun 2009 yang hanya 6.200 ton sampah. Dari 6.595 ton sampah, sepertiganya merupakan sampah jenis plastik dan kertas, kedua jenis sampah itu dikirim ke tempat pengolahan akhir sampah (TPAS) di Marunda dan Sunter, Jakarta Utara, serta Cakung-Cilincing di Jakarta Timur.

TPST Bantargebang yang mempunyai luas sekitar 110 hektar, hanya mampu menampung 5.300 ton sampah per hari. Karena itu, nantinya TPST Ciangir, akan menampung sampah-sampah dari wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Tangerang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau