Polewali mandar

Siswa Tak Lulus, Kepsek Terancam Dicopot

Kompas.com - 13/06/2011, 11:49 WIB

PAREPARE, KOMPAS.com — Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Mustafa Mappangara mengatakan, pihaknya akan memanggil dan meminta penjelasan para kepala sekolah SMP yang siswanya tidak 100 persen lulus dalam ujian nasional (UN) 2011. Meski tingkat kelulusan siswa SMP di Kota Parepare mencapai 99,6 persen, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi. Tiga SMP yang tercatat terdapat siswa yang tidak lulus yaitu SMP PGRI 1 (3 siswa), MTs Guppi (1 siswa) dan SMPN 4 Parepare (5 siswa). Evaluasi, kata Mustafa, bisa diikuti dengan kemungkinan pemberian sanksi.

"Mereka akan kami panggil untuk dimintai penjelasan terkait kegagalan tersebut. Namun yang pasti, para kepala sekolah itu akan diganjar sanksi. Dan jika memungkinkan, akan kami copot dari jabatannya," kata Mustafa kepada Kompas.com, Senin (13/6/2011).

Secara terpisah, Kepala SMPN 4 Parepare Syamsuddin mengatakan, meski ada lima siswa di sekolahnya yang tidak lulus, namun tingkat kelulusan disekolah tersebut justru meningkat dibanding tahun lalu.

"Kami sudah berusaha secara maksimal," kata Syamsuddin.

Sementara itu, Ketua Komite SMPN 4 Parman Farid menilai, angka kelulusan yang mengalami peningkatan dibanding tahun lalu, seharusnya bisa mendapat apresiasi dan penghargaan dari pihak Dinas Pendidikan. Lulus tidaknya siswa, menurutnya, tidak harus menjadi alasan pencopotan kepala sekolah.

"Kualitas Ujian Nasional tidak hanya dilihat dari persentase tingkat kelulusan, tapi juga kejujuran dan kerasionalannya," kata Parman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau