Meja Rendah Untuk Aneka Gaya Rumah

Kompas.com - 13/06/2011, 14:36 WIB

KOMPAS.com - Mengadopsi gaya orang Jepang atau Korea yang banyak menerapkan gaya lesehan pada penataan interiornya, menghadirkan meja dengan desain rendah ini juga dapat menjadi solusi mengatasi sempitnya ruang. Apa istimewanya desain meja yang rendah?

Meja yang pendek (rendah) di ruang keluarga misalnya, memberi keleluasaan pandangan satu sama lain bagi penghuni yang sedang berbincang. Menyesuaikan ukuran meja yang rendah ini, biasanya dudukan yang digunakan juga didesain rendah atau bahkan menerapkan gaya lesehan. Ini akan memberi kesan lebih akrab dan hangat.

Keragaman desain juga menjadi daya tariknya. Saat ini, desain meja rendah/pendek begitu beragam. Tak hanya pilihan material atau bahan penyusunnya, namun bentuk dan modelnya pun sangat bervariasi.

Aneka gaya rumah, dari mulai etnik sampai modern dapat mengaplikasikan desain meja rendah ini. Untuk gaya modern, meja rendah ini biasanya tampil dalam desain yang praktis dan simpel. Keindahannya terkemas dalam balutan material dengan proses minimal namun berkualitas ideal.

Sesuai dengan bentuknya, ukurannya yang rendah/pendek, kecantikannya ada pada kedalaman hal yang menyangkut kesederhanaan yang disengaja, tak tampil dominan di permukaan dan tak menceraiberaikan perhatian. Kekuatannya tampak pada kekuatan konsep desain yang fungsional dan estetis mempercantik objek secara keseluruhan.

Dipadu elemen lain

Pilihan materi bahan yang digunakan sangat tergantung pada pilihan gaya bentuk ruang karena pemilihan meja lebih kepada fungsi, bukan pajangan. Maka, untuk memilih materialnya pun, yang terpenting adalah mengutamakan fungsi meja dan model yang mendukung nilai estetis ruang.

Material biasanya menyesuaikan dengan materi yang telah digunakan pada interior rumah. Meja rendah dari kayu di ruang berlantai keramik, marmer, atau granit, dapat dilengkapi dengan karpet berbulu pendek, atau karpet busa tipis berlapis kain katun yang lembut.

Untuk meja bermateri kayu dapat memanfaatkan keragaman bahan pelapis yang saat ini banyak beredar di pasaran. Keunikan motif pelapis akan mengubah tampilan meja sekaligus kesan ruang secara keseluruhan.

Selain bahan kayu, pada interior modern sering diaplikasikan meja rendah berbahan logam, kaca, granit, dan marmer. Tampil dalam desain persegi, bulat, atau oval yang sederhana, tanpa profil, tak mengurangi kesan uniknya karena karakter yang khas dari material-material kaca, logam, marmer, atau granit yang sudah demikian khas dan kuat.

Bisa dipesan

Kini, Anda punya cara lain untuk membuat ruang mungil Anda terkesan luas. Selain desain, ukuran atau dimensi adalah hal penting dalam memilih meja yang sesuai.

Membeli meja yang diproduksi secara massal di pasaran boleh-boleh saja. Namun, belum tentu ukuran dan desainnya sesuai dengan kondisi rumah Anda. Memesannya secara khusus adalah pilihan yang paling aman. Selain ukuran meja yang bisa disesuaikan dengan luasan ruang, desain dan gayanya pun bisa disesuaikan dengan selera Anda. (Johanna Erly Widyartanti)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau