IDC: Windows Phone Lampaui iPhone pada 2015

Kompas.com - 13/06/2011, 15:00 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Aliansi strategis antara Microsoft dan Nokia untuk mengembangkan Windows Phone sebagai platform smartphone diperkirakan bakal sukses. Pangsa pasar Windows Phone diprediksi terus meningkat dan akan melampaui iOS yang digunakan iPhone buatan Apple pada 2015.

Lembaga riset IDC dalam laporan survei terakhirnya menyatakan bahwa pada 2015 pangsa pasar Windows Phone sebesar 20,3 persen. Sementara iOS hanya 16,9 persen. Pangsa pasar terbesar masih akan digenggam Android dengan 43,8 persen.

Perkiraan pangsa pasar Windows Phone tersebut cukup mengejutkan mengingat sampai akhir tahun ini, IDC memprediksi Windows Phone hanya menguasai 3,8 persen. Android di peringkat pertama dengan 38,9 persen, disusul Symbian dari Nokia 20,6 persen, kemudian iOS 18,2 persen.

Masih masih menjadi pemegang pangs apasar terbesar kedua, Nokia telah memutuskan untuk tidak lagi fokus mengembangkan Symbian dan beralih ke Windows Phone. Meski demikian, dukungan terhadap pengembangan Symbian masih akan dipertahankan setidaknya sampai 2016.

IDC memperkirakan sebanyak 1 miliar perangkat smartphone akan didistribusikan pada 2015 atau lebih dari dua kali lipat tahun ini yang diperkirakan baru 472 juta unit. Turunnya harga per unit handset dan ongkos akses data yang semakin murah mendorong permintaan smartphone di seluruh dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau