Nowitzki Disejajarkan dengan Bird

Kompas.com - 13/06/2011, 16:12 WIB

MIAMI, Kompas.com - Dirk Nowitzki memiliki sesuatu yang membuat dirinya disamakan dengan legenda NBA, Larry Bird. Keduanya tidak pernah menggubris cedera dan rasa sakit.

Nowitzki memimpin Dallas Mavericks meraih gelar juara NBA dengan mengalahkan Miami Heat 4-2. Di game terakhir, Mavs mengalahkan Heat 105-95, justru di kandang lawan. Kepiawaian Nowitzki membuat dirinya mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik (MVP) Final NBA.

Nowitzki tak pelak lagi merupakan motor Mavericks saat final. Padahal Mavericks tidak diunggulkan dibandingkan  Heat yang memiliki trisula maut: LeBron James, Dwyane Wade dan Chris Bosh.

Namun pemain kelahiran Wirzburg, Jerman 19 Juni 1978 ini tkda peduli dengan nama-nama besar yang memenuhi Heat. Ia juga tidak peduli dengan cedera  jari tengah tangan kananya dalam game pertama dan demam yang kemudian menderanya usai game ketiga.

"Tidak diragukan lagi, setelah pertandingan final ini, Dirk mampu menyejajarkan diri dengan para pemain besar masa lalu," kata pelatih Mavericks, Rick Carlisle.

Carlisle bahkan menyamakan Nowitzki dengan legenda hidup NBA berkulit putuh lainnya, Larry Bird yang pernah memperkuat Boston Celtics "Saya pernah bermain bersama Bird selama tiga tahun pada masa jayanya," kata Carlisle. "Orang-orang seperti Bird dan Dirk (Nowitzki) tidak pernah mempedulikan rasa sakit."

Nowitzki yang pernah terpilih dalam NBA All Star sebanyak sepuluh kali, sendiri mengaku sangat senang dengan keberhasilannya memimpin Mavericks menjadi juara dan merebut MVP NBA Finals. ""Semua yang kucapai seperti All Star dan lainnya memang menyenangkan. Namun di usia seperti ini, saya sangat menginginkan cincin (juara NBA) tersebut."

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau