LANGKAT, KOMPAS.com — Pipa gas milik Pertamina yang berada di Pangkalan Batu, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, terbakar. Peristiwa ini mengakibatkan kepanikan bagi masyarakat di sekitar lokasi.
"Ada pipa gas yang terbakar akibat perbaikan yang dilakukan pekerja di lapangan," ujar Kepala Kepolisian Resor Pangkalan Brandan AKP HM Kosim Sihombing yang dihubungi di Brandan Barat, Senin (13/6/2011).
Dia menceritakan bahwa kebakaran sekitar pukul 19.30 itu diduga terjadi akibat adanya pekerjaan perbaikan pipa gas di lokasi tersebut.
"Tanpa diketahui, api dari percikan perbaikan pipa gas menyambar saluran pipa dan menyebabkan semburan api," ungkapnya.
Upaya pemadaman sedang dilakukan, dan masyarakat sekitar lokasi pipa gas tersebut sudah diungsikan.
Mobil pemadam kebakaran, baik dari Pertamina, maupun Pemerintah Kabupaten Langkat sebanyak tiga unit sudah diterjunkan.
Sementara itu, Kepala Wilayah Kecamatan Brandan Barat Achyar yang dihubungi di lokasi kebakaran menjelaskan bahwa pihak Pertamina dan masyarakat setempat masih bahu-membahu memadamkan api. "Kami sedang berusaha untuk memadamkan api. Namun, api belum juga dapat dipadamkan," katanya.
Sementara itu pula, didapat informasi bahwa ada empat rumah yang terbakar akibat kejadian ini. Namun, nama pemilik rumah tersebut belum diketahui secara pasti.
Hingga berita ini dikirimkan pukul 21.30, api masih menyala dan belum bisa dijinakkan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang