Wall street

Pasca-Pekan Brutal, Bursa AS Stabil

Kompas.com - 14/06/2011, 07:05 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com — Saham AS bervariasi pada Senin waktu setempat, dengan sebagian besar pasar relatif stabil setelah aksi jual brutal pada pekan lalu yang didorong oleh kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi yang melambat.

Dow Jones Industrial Average naik 1,06 poin (0,01 persen) menjadi 11.952,97 dalam akhir perdagangan. Indeks S&P 500 naik 0,85 poin (0,07 persen) pada 1.271,83, sedangkan indeks komposit saham teknologi Nasdaq turun 4,04 poin (0,15 persen) menjadi 2.639,69.

"Investor di sini berhati-hati," kata Mace Blicksilver dari Marblehead Asset Management. "Hal yang besar sekarang dalam hal pertumbuhan adalah gagasan bahwa pertumbuhan sedang melambat dan saya pikir itu alasan mengapa pasar melemah."

Dow telah membukukan kerugian enam pekan berturut-turut, mengakhiri dengan jatuh 1,4 persen Jumat lalu.

Saham energi terpukul karena harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) jatuh 1,99 dollar AS di perdagangan New York, dengan perusahaan jasa minyak Schlumberger menurun 1,2 persen dan Halliburton jatuh 2,4 persen.

Pada akhir pekan lalu Wall Street melorot  di posisi merah, dengan Dow membukukan kerugian enam pekan berturut-turut untuk pertama kalinya sejak 2002. Dow Jones Industrial Average turun 172,45 poin (1,42 persen) menjadi 11.951,91 pada penutupan perdagangan.

Sementara Indeks S&P 500 kehilangan 18,02 poin (1,40 persen) pada 1.270,98, sementara indeks komposit saham teknologi Nasdaq menyerah 41,14 poin (1,53 persen) pada 2.643,73.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau