JAKARTA, KOMPAS.com — Pemberlakuan parkir off street di sepanjang Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk akan dimulai tanggal 20 Juni nanti. Untuk memudahkan para pengguna jasa parkir ini, akan dipasang alat elektronik berupa sistem displai digital (digital display system).
"Dengan adanya digital display system ini, pengguna kendaraan yang ingin mencari tempat parkir dapat mengetahui ketersediaan tempat parkir di suatu tempat," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, di Jakarta, Selasa (14/6/2011).
Sistem itu sebelumnya sudah pernah digunakan di beberapa tempat, salah satunya di pusat perbelanjaan Pejaten Village. Alat elektronik untuk ketersediaan tempat parkir ini nantinya akan diletakkan di depan lokasi parkir yang berfungsi secara real time memberikan informasi.
Selain itu, akan dipasang juga alat elektronik untuk mengetahui di mana saja lokasi parkir off street. Alat ini rencananya diletakkan di mulut ruas Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk. Salah satunya sekitar 50 meter setelah Simpang Harmoni.
Adapun lokasi yang akan digunakan parkir off street di Jalan Gajah Mada adalah Komplek Duta Merlin yang berkapasitas 335 mobil pindahan dari parkir on street. Kemudian Gedung PT Pelni, dari kapasitas 137 mobil hanya mampu menampung sekitar 20 mobil yang berasal dari parkir on street.
Untuk Gajah Mada Plaza, dari kapasitas 800 mobil dapat menampung pindahan parkir on street sebanyak 400 mobil. Selanjutnya, Hotel Grand Paragon, dari 1.000 mobil hanya mampu menampung 250 mobil pindahan. Sementara untuk Jalan Hayam Wuruk, di Lindeteves Trade Centre dari kapasitas 1.712 hanya mampu menampung 300 mobil pindahan parkir on street.
Untuk Hayam Wuruk Plaza dari 800 mobil bersedia menampung 50 mobil. Total keseluruhan daya tampung gedung adalah 1.355 mobil.
Sebelumnya, Dishub DKI telah menerapkan sistem parkir off street di Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, dan Jalan Gunung Sahari. Untuk Jalan Gunung Sahari, parkir on street banyak dialihkan ke gedung Dinas Pajak Jakarta Utara.
Selain itu, Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk akan diterapkan yang selama ini tertutup parkir sebenarnya mampu menjadi tempat bagi arus lalu lintas 1.800 kendaraan per jam. Selanjutnya, parkir off street juga akan diterapkan di Jalan Mayestik dan Kelapa Gading.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang