Kuasa Hukum: Niat Baik Afgan Ditunggu, Sekecil Biji Sawi Pun

Kompas.com - 14/06/2011, 15:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Meskipun telah melaporkan Afgan Syah Reza (22) ke Polres Metro Jakarta Selatan dengan dugaan melakukan wanprestasi, perusahaan rekaman WannaB tetap akan memaafkan jika Afgan berniat baik menyelesaikan masalah tersebut. 

"Dia (Afgan) melakukan serangkaian kebohongan yang menimbulkan kerugian di pihak WannaB. Oleh karena itu, dia kami kenakan Pasal 378 dengan ancaman hukuman empat tahun (penjara)," ungkap kuasa hukum WannaB, Togar Manahan Nero, di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (14/6/2011).

Selain berusaha menjerat Afgan secara pidana, WannaB juga menyiapkan gugatan perdata jika kasus yang diadukan dengan nomor laporan LP/ 966/ K/ V-/2011/ PMJ/ Restro Jaksel tersebut sampai ke meja hijau. "Ini kan hanya Pasal 378. Perdatanya, kami akan buka ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena ada lagi kerugian. Pihak WannaB sudah banyak mengalah. Kerugian di atas Rp 500 juta," ungkap Togar lagi.

Namun, Togar melanjutkan bahwa WannaB akan menempuh jalan damai jika Afgan berniat baik untuk duduk bersama WannaB menyelesaikan masalah itu. "Beberapa kali kami komunikasi dengan Lola (pihak manajemen Afgan), tetapi tidak ada penyelesaian. Asalkan ada niat baik, sekecil biji sawi saja, pasti kami maafkan," ujar Togar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau