MOSKWA, KOMPAS.com - Pesawat ketiga Kementerian Situasi Darurat Rusia dengan total pengungsi 39 orang Rusia dan CIS di dalamnya telah meninggalkan Yaman menuju Rusia, kata kementerian itu dalam laporannya. Dua penerbangan evakuasi Kementerian Darurat dari Yaman membawa 175 warga Rusia dan CIS, termasuk 59 anak-anak, ke Moskwa pada Senin lalu. "Pesawat Kementerian Darurat Rusia Il-62 berangkat dari ibu kota Yaman Aden. Sebanyak 39 orang di dalam pesawat tersebut, termasuk 20 anak dan 12 warga Rusia ," kata kementerian itu.
Aksi-aksi protes anti-pemerintah terhadap Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh, yang telah berkuasa selama 33 tahun, telah berlangsung selama hampir lima bulan. Protes baru-baru meningkat berubah menjadi baku tembak yang sering terjadi antara pasukan loyalis Saleh dan ratusan anggota kelompok suku oposisi Yaman. Beberapa ratus orang dilaporkan tewas di Yaman sejak Februari, mendorong negara itu ke ambang perang saudara. Rusia telah ingat 14 diplomat dan keluarga mereka dari kedutaan di Sanaa dan umum konsulat di Aden.