KOMPAS.com - Pebalap Ferrari, Fernando Alonso, menegaskan bahwa dirinya belum menyerah untuk memburu gelar juara dunia Formula 1 musim 2011. Juara dunia 2005 dan 2006 ini baru akan lempar handuk jika secara matematis tidak punya peluang lagi.
Saat ini Alonso tertinggal 92 poin dari pemimpin klasemen sementara, Sebastian Vettel. Pebalap Spanyol ini semakin jauh di belakang dari pebalap Red Bull Racing tersebut, setelah menuai hasil buruk di GP Kanada akhir pekan lalu--padahal dia punya potensi meraih juara, tetapi cuaca buruk menjadi salah satu kendali di samping terjadi kontak dengan pebalap McLaren, Jenson Button, yang akhirnya jadi pemenang.
Dengan gap yang sangat jauh itu, Alonso perlu sebuah keajaiban untuk bisa mengalahkan Vettel dalam perburuan gelar juara dunia. Mantan pebalap Renault dan McLaren ini harus memenangkan empat seri dan rivalnya tersebut tak menuai satu poin pun, supaya selisih poin mereka menjadi tipis.
"Tidak, gelar juara belum pergi karena secara matematis masih punya peluang," ujar Alonso, yang hasil terbaik pada musim ini adalah menempati peringkat dua di GP Monako.
"Beberapa tahun lalu kami melihat sejumlah pebalap yang gagal finis, seperti Hamilton lakukan di Monza dan Singapura pada tahun lalu. Dan jika anda menang dua seri, dan Vettel istirahat, gap bisa jauh berkurang.
"Tetapi benar bahwa hal tersebut di luar jangkauan kami, sehingga kami hanya perlu konsentrasi seri demi seri, berusaha untuk melakukan yang terbaik di setiap balapan, berada di podium dan berusaha meraih kemenangan pada beberapa balapan.
"Itu tergantung dari mereka (Red Bull Racing) untuk membuat sejumlah kesalahan. Tetapi jika tidak, mereka berada dalam posisi yang bagus untuk menjadi juara dunia."
Alonso yakin, dia mendapatkan mobil yang punya kemampuan bertarung untuk meraih kemenangan di Montreal--tetapi nasib sial menimpanya karena cuaca yang buruk.
"Dalam kondisi kering, sangat mungkin (untuk menang); sedangkan di kondisi basah anda membutuhkan keberuntungan dengan posisi yang bisa diraih.
"Pada titik ketika kami menggunakan ban intermediate, kami mungkin memenangkan balapan, tetapi keberuntungan bisa ada sepanjang tahun, sehingga mungkin Valencia (26 Juni) akan menjadi keberuntungan kami untuk menang. Kami berharap demikian."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang