Jakarta, Kompas -
”Secara keseluruhan, tim ini sudah berkembang cukup baik. Skema permainan sudah kelihatan meski masih perlu perbaikan terutama di sektor pertahanan. Tim ini juga masih perlu banyak uji coba agar semakin solid,” kata pelatih kepala tim basket putra Indonesia, Rastafari Harongbala, seusai laga uji coba timnya dengan klub Muba Hangtuah di Jakarta, Selasa (14/6).
Dalam pertandingan tersebut, tim nasional menang mudah 88-53. Pertandingan melawan Muba menjadi satu dari beberapa laga uji coba dengan klub anggota National Basketball League yang sudah diprogramkan.
Menurut rencana, setelah melawan Muba, Amin Prihantono dan kawan-kawan berturut-turut akan uji tanding melawan Aspac, Stadium, dan klub asal Bandung, Garuda.
Kekuatan dan soliditas timnas juga akan diuji di ajang SEABA Championship 2011 yang akan dilangsungkan di Sport Mall Kelapa Gading, Jakarta, pada 23-26 Juni.
Turnamen ini sekaligus menjadi barometer buat timnas karena lawan-lawan yang dihadapi juga pesaing yang akan berlaga di SEA Games. Tim yang sudah pasti tampil dari Malaysia, Singapura, dan Filipina.
Rastafari meyakini, kekuatan Malaysia, Singapura, dan Filipina di SEABA Championship 2011 tak akan jauh berbeda dengan SEA Games mendatang. ”Kalau berubah drastis, saya pikir tidak. Namun, yang menjadi teka-teki adalah Filipina. Mereka belum tentu menurunkan pemain di SEABA pada SEA Games nanti,” ujar Rastafari.
”Digelarnya turnamen ini tentu saja ada untung dan ruginya juga. Untungnya kami bisa tahu kekuatan mereka, tetapi kekuatan kami juga bisa diketahui,” tuturnya.
Filipina menjadi lawan yang paling berat buat tim Indonesia. Di Asia Tenggara, Filipina masih mendominasi.