Sea games xxvi 2011

Kresna Bayu Tunggu SK Pelatnas

Kompas.com - 15/06/2011, 16:17 WIB

SEMARANG, Kompas.com - Pejudo nasional asal Jawa Tengah, Kresna Bayu, menunggu Surat Keputusan (SK) pemanggilan masuk pelatnas Program Indonesia Emas (Prima) yang dipersiapkan tampil pada SEA Games XXVI mendatang.

"Saya sudah di Jakarta untuk menunggu SK pemanggilan masuk pelatnas," kata peraih medali emas SEA Games XXV/2009 Laos ketika dihubungi dari Semarang, Rabu (15/6/11).

Menurutnya, berdasarkan keterangan dari induk organisasi judo di Tanah Air, juara pada kejuaraan nasional (kejurnas) Kartika Cup di Malang, Jatim, bakal dipanggil masuk pelatnas.

"Saya saat itu menjadi juara sehingga saya harus masuk pelatnas. Tetapi saya belum akan melangkah sebelum ada SK pemanggilan tersebut," kata putra pelatih judo Jawa Tengah, Amin Pambudi.

Ia menambahkan, selama menunggu surat pemanggilan masuk pelatnas, dirinya tetap menjalani latihan meskipun sifatnya ringan untuk menjaga kebugaran tubuh saja.

Peraih medali emas Asian Martial of Art Games (AMAG) di Bangkok, Thailand, 2009, tersebut sebenarnya terdaftar sebagai atlet pelatnas Prima yang dipersiapkan tampil pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia Tenggara di Jakarta dan Sumatera Selatan, November mendatang. Tetap karena ketidakcocokan dengan manajemen Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia, akhirnya Kresna dikeluarkan dari pelatnas.

"Sekarang saya siap kembali masuk pelatnas dan saya akan menunjukkan bahwa saya masih layak masuk tim nasional," katanya.

Pada SEA Games 2009 Laos, Kresna menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia, setelah pada babak final mengalahkan pejudo Singapura, Pui Seng Wee, dengan teknik ippon.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau