DEPOK, KOMPAS.com - Nova Nur Yudihandayani (24), Kepala Cabang PT AG Sukses Mandiri, tewas mengenaskan bersimbah darah, Rabu (15/6/2011). Nova tewas dengan lima tusukan di bagian tubuhnya di depan kantornya, di Jalan Proklamasi, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.
Berdasarkan laporan kontributor Kompas.com, jasad korban diketahui pertama kali oleh warga yang melintas di Jalan Proklamasi, setelah teman korban yang juga karyawannya bernama Lusy (15) meminta tolong kepada warga. Kemudian oleh warga Lusy dilarikan ke Rumah Sakit Sentra Medika, Jalan Raya Bogor karena mengalami luka di tangannya.
"Sebelum terjadinya pembunuhan ini, sempat terdengar suara orang yang sedang cekcok di kantor tersebut, kemudian ada orang yang berlari panik ke luar jalan," ujar Ade, warga Jalan Kresna, tak jauh dari lokasi kejadian.
Setelah diketahui ada orang terbunuh, warga sekitar langsung mengerumuni lokasi pembunuhan wanita lajang asal Malang, Jawa Timur ini. Polisi yang berada di lokasi kejadian tidak menemukan adanya unsur perampokan dalam peristiwa ini. Hal ini terbukti dari beberapa telepon genggam milik korban dan peralatan kantor tidak ada satu pun yang hilang.
Tak lama setelah kejadian jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diotopsi. Hingga kini Polsek Sukmajaya, Depok masih mendalami kasus kematian kepala cabang perusahaan supplier peralatan kompor gas ini. Kuat dugaan motif pembunuhan ini didasari masalah internal perusahaan.
Sementara Lusy, salah seorang karyawan yang terluka, masih dirawat intensif dan terlihat masih shock di RS Sentra Medika. (KO)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang