Singapura terbuka superseries

Sempat Kritis, Simon Akhirnya Menang

Kompas.com - 15/06/2011, 19:09 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Simon Santoso melewati rintangan berat pada babak pertama ajang bulu tangkis Singapura Terbuka Superseries, Rabu (15/6/11). Sempat berada dalam kondisi kritis, tunggal putra Indonesia ini akhirnya mengalahkan unggulan keenam dari Vietnam, Nguyen Tien Minh, dengan rubber game 15-21, 24-22, 21-17.

Dengan demikian, Simon mendampingi rekan senegaranya yang merupakan unggulan utama, Taufik Hidayat, yang harus berjuang ekstra keras ketika mengalahkan pemain kualifikasi dari Malaysia, Daren Liew, dengan 22-24, 21-12, 21-18. Di babak kedua turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini, Kamis (16/6/11), Simon bertemu kompatriotnya, Dionysius Hayom Rumbaka, atau pemain Jepang Sho Sasaki.

Dalam laga berdurasi 74 menit ini, Simon nyaris saja tersingkir karena Nguyen sempat meraih game point. Beruntung, Simon bisa keluar dari tekanan sehingga bisa membalikkan keadaan dan memenangkan game kedua dengan deuce 24-22.

Ya, game pertama Simon tak pernah bisa mengejar perolehan poin Nguyen sehingga dia menyerah 15-21. Tetapi pada game kedua, Simon dengan cepat melaju hingga unggul 7-2. Tampaknya, Simon bakal mudah menyelesaikan game tersebut untuk memaksa rubber game.

Namun Nguyen secara perlahan bisa bangkit dan mengejar Simon sampai unggul 19-18. Di sinilah Simon berada dalam fase kritis, karena Nguyen terus berada di depan sampai kedudukan 22-21. Meskipun demikian, Simon tetap bermain sabar dan setelah menyamakan skor menjadi 22-22, dia bisa menambah dua angka lagi untuk menang 24-22.

Pada game ketiga yang menjadi penentu, Simon selalu unggul dalam pengumpulan poin. Bahkan, dia meninggalkan Nguyen dalam kedudukan 8-13. Tetapi, itu bukan berarti Simon bakal dengan mudah meraih kemenangan, karena Nguyen kembali mengejar dan bisa menyamakan kedudukan menjadi 17-17. Dalam posisi tersebut, Simon bisa bangkit lagi untuk menyapu empat poin terakhir sehingga menang 21-17.

Sejauh ini, sudah tiga tunggal putra yang tampil. Sayang, Alamsyah Yunus gagal melangkah ke babak kedua karena menyerah 15-21, 7-21 dari unggulan ketiga asal China, Chen Long. Masih ada tiga wakil yang belum bertanding, yaitu Sony Dwi Kuncoro, Dionysius Hayom Rumbaka dan Tommy Sugiarto.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau