Sidang vonis ba'asyir

Ketuk Palu, Hakim Dibawa ke Ruang Khusus

Kompas.com - 16/06/2011, 11:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Polres Jakarta Selatan Komisaris Besar Gatot Edy Pramono mengatakan, untuk mengantisipasi pendukung yang mengamuk seusai majelis hakim membacakan putusan terhadap terdakwa kasus dugaan terorisme, Abu Bakar Ba'asyir, polisi mempersiapkan ruangan khusus para petugas peradilan. Ruangan itu tidak hanya untuk majelis hakim yang menyidang Ba'asyir, tetapi juga jaksa penuntut umum  dan kuasa hukum terdakwa.

"Untuk perangkat peradilan sudah kami siapkan nanti setelah sidang selesai, akan ada barikade," ujar Gatot Edy, Kamis (16/6/2011), saat dijumpai di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Dia melanjutkan, ada sebanyak 10 anggota kepolisian yang bertugas di dalam ruang sidang, khusus mengamankan perangkat peradilan ini. Begitu hakim mengetuk palu atas vonis bagi amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) itu, seluruh petugas pengamanan majelis hakim dan polisi yang berjaga di dalam PN Jakarta Selatan akan langsung membuat barikade untuk mengamankan jalan hakim menuju ruangan khusus.

"Kami dari kepolisian mengharapkan semuanya berjalan baik-baik saja dan semua pihak bisa menerima apa pun keputusan hakim dengan lapang dada," kata Gatot Edy.

Saat ini, persidangan Abu Bakar Ba'asyir masih berlangsung. Ratusan pendukung Ba'asyir yang berada di luar gedung sidang tampak sabar menunggu jalannya persidangan. Meski terik matahari menyengat, para pendukung yang banyak berasal dari luar Jakarta ini tak henti-hentinya menggemakan takbir tanda dukungan kepada Ba'asyir.

Seperti diberitakan, Ba'asyir akan divonis terkait dugaan keterlibatan dalam pelatihan militer kelompok teroris di Aceh, hari ini. Ba'asyir dituntut hukuman penjara seumur hidup oleh jaksa sesuai Pasal 14 Jo Pasal 11 Undang Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Terorisme. Menurut jaksa, Ba'asyir terbukti merencanakan pelatihan militer bersama Dulmatin, menggerakkan para perserta, dan mengumpulkan dana dari berbagai pihak dengan total sekitar Rp 1 miliar untuk segala kebutuhan pelatihan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau