Elpiji

Harga Elpiji Akan Naik 10 Persen Per Kg

Kompas.com - 16/06/2011, 22:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Pertamina (Persero) akan menaikkan harga elpiji non-subsidi kemasan 50 kilogram yang biasanya digunakan untuk industri kecil dan menengah pada akhir Juni tahun 2011. Kenaikan ini akan dilakukan untuk mengurangi kerugian penjualan elpiji non-subsidi yang harus ditanggung perseroan tersebut.

"Kami ingin berbagi beban dengan konsumen, sekaligus ingin meningkatkan cakupan pelayanan kami kepada pengguna elpiji 50 kilogram yang selama ini dibatasi volumenya," kata Wakil Presiden Komunikasi Korporat PT Pertamina (Persero) Mochamad Harun, Kamis (16/6/2011) di Jakarta.

Menurut Harun, selama ini perseroan itu menahan volume penjualan elpiji non-subsidi untuk industri dan kemasan 50 kilogram. Ini karena semakin banyak menjual, maka mereka semakin rugi.

"Kami ingin sama-sama membagi beban ini. Jadi, kami tambah volumenya. Namun kami berharap harganya dibantu agar kerugian tidak terlalu besar," ujarnya.  

Saat ini harga elpiji 50 kilogram Rp 7.500 per kilogram. Rencananya, perseroan itu akan menaikkan harga elpiji non-subsidi itu 10 persen atau menjadi sekitar Rp 8.250 per kilogram. Harga keekonomian elpiji saat ini sebesar Rp 9.000 sampai Rp 9.500 per kilogram. "Sebenarnya harga keekonomian elpiji masih lebih murah dibandingkan jika memakai listrik untuk industri," kata dia.

"Pemegang saham, dalam hal ini pemerintah, sudah menyetujui rencana kenaikan harga ini," ujarnya.

Selama ini industri juga membeli bahan bakar minyak dengan harga non-subsidi. Kenaikan harga elpiji ini untuk mengurangi nilai kerugian penjualan elpiji non-subsidi di tengah tingginya harga minyak mentah dunia.

Terkait elpiji 12 kilogram, perseroan itu juga berencana menaikkan harga secara bertahap hingga mencapai harga keekonomian. Sudah ada pembahasan dengan Kementerian BUMN, tinggal mengoordinasikan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. "Kami menginginkan kenaikan harga elpiji 12 kg ini juga dilakukan pada tahun ini," kata Harun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau