Listrik

Baru 2,8 Persen yang Gunakan Listrik Prabayar

Kompas.com - 17/06/2011, 08:23 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Hingga saat ini b aru 2,8 persen pelanggan listrik PT PLN di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta yang memanfaatkan listrik prabayar. Oleh karena itu PT PLN akan terus menyosialisasikan kepada pelanggan agar beralih dari listrik pascabayar ke pra bayar, melalui program gratis tambah daya dan biaya migrasi.

General Manager PT PLN Distribusi Jateng dan DI Y Denny Pranoto di Kota Semarang, Kamis (16/6/2011), mengungkapkan, saat ini di Jateng dan DIY baru ada 222.000 dari 7,7 juta pelanggan listrik yang menggunakan listrik prabayar.

"Program gratis tambah daya dari 450 VA dan 900 VA ke 1.300 VA dan gratis migrasi masih akan berlangsung hingga akhir bulan Juni. Kami imbau masyarakat untuk dapat memanfaatkannya," ujar Denny.

Lewat listrik prabayar, kata Denny, pelanggan dapat mengontrol sendiri pemakaian listriknya, dan tidak perlu khawatir dengan kesalahan dalam pencatatan meteran. Tarif yang diberlakukan pun sama dengan listrik pascabayar.

PT PLN Jateng dan DIY menargetkan pendapatan di akhir tahun 2011 mencapai Rp 12 triliun, meningkat 11 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp 10,6 triliun. Sedangkan untuk jumlah pelanggan rata-rata setiap tahun tumbuh sekitar 5-7 persen.

Peningkatan jumlah pelanggan yang berdampak pada peningkatan beban itu, kata Denny diikuti dengan penambahan pembangkit listrik. Untuk tahun 2011 misalnya, PT P LN Jateng DIY akan mengoperasikan PLTN Rembang yang akan menghasilkan 300 megawatt (MW) dan PLTN Tanjung Jati B yang diperkirakan mampu menghasilkan listrik 600 MW.

Salah satu pelanggan listrik pra bayar, Sugiyanto, yang tinggal di Pedurungan, Kota Semarang, mengatakan, sejak menggunakan listrik prabayar, biaya yang dikeluarkan justru jauh lebih tinggi. Namun, cara pembelian voucher tidak sulit dan dapat dilakukan di mana saja.

"Biasanya saya hanya bayar sekitar Rp 50.000 per bulan, tetapi setelah pra bayar, sekarang rata-rata per bulan malah lebih dari Rp 100.000. Saya justru berpikir untuk kembali lagi ke pascabayar," katanya.

 

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau