SEMARANG, KOMPAS.com - Hingga saat ini b aru 2,8 persen pelanggan listrik PT PLN di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta yang memanfaatkan listrik prabayar. Oleh karena itu PT PLN akan terus menyosialisasikan kepada pelanggan agar beralih dari listrik pascabayar ke pra bayar, melalui program gratis tambah daya dan biaya migrasi.
General Manager PT PLN Distribusi Jateng dan DI Y Denny Pranoto di Kota Semarang, Kamis (16/6/2011), mengungkapkan, saat ini di Jateng dan DIY baru ada 222.000 dari 7,7 juta pelanggan listrik yang menggunakan listrik prabayar.
"Program gratis tambah daya dari 450 VA dan 900 VA ke 1.300 VA dan gratis migrasi masih akan berlangsung hingga akhir bulan Juni. Kami imbau masyarakat untuk dapat memanfaatkannya," ujar Denny.
Lewat listrik prabayar, kata Denny, pelanggan dapat mengontrol sendiri pemakaian listriknya, dan tidak perlu khawatir dengan kesalahan dalam pencatatan meteran. Tarif yang diberlakukan pun sama dengan listrik pascabayar.
PT PLN Jateng dan DIY menargetkan pendapatan di akhir tahun 2011 mencapai Rp 12 triliun, meningkat 11 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp 10,6 triliun. Sedangkan untuk jumlah pelanggan rata-rata setiap tahun tumbuh sekitar 5-7 persen.
Peningkatan jumlah pelanggan yang berdampak pada peningkatan beban itu, kata Denny diikuti dengan penambahan pembangkit listrik. Untuk tahun 2011 misalnya, PT P LN Jateng DIY akan mengoperasikan PLTN Rembang yang akan menghasilkan 300 megawatt (MW) dan PLTN Tanjung Jati B yang diperkirakan mampu menghasilkan listrik 600 MW.
Salah satu pelanggan listrik pra bayar, Sugiyanto, yang tinggal di Pedurungan, Kota Semarang, mengatakan, sejak menggunakan listrik prabayar, biaya yang dikeluarkan justru jauh lebih tinggi. Namun, cara pembelian voucher tidak sulit dan dapat dilakukan di mana saja.
"Biasanya saya hanya bayar sekitar Rp 50.000 per bulan, tetapi setelah pra bayar, sekarang rata-rata per bulan malah lebih dari Rp 100.000. Saya justru berpikir untuk kembali lagi ke pascabayar," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang