Jangan Lupa, Beda Rumah Itu Beda "Hawa"!

Kompas.com - 17/06/2011, 11:51 WIB

KOMPAS.com — Pernahkah Anda merasakan beda "hawa" antara rumah satu dan yang lain? Nah, hal ini ternyata dipengaruhi oleh beberapa hal yang terkadang luput diperhatikan.

Sebagai salah satu tempat utama bersantai, beristirahat, dan bercengkerama dengan keluarga, aroma rumah sebaiknya senantiasa wangi dan menenangkan. Apabila kondisi rumah lembab dan berbau tidak enak, dijamin keluarga Anda tidak betah berlama-lama menghabiskan waktu bersama. Oleh karena itu, agar ruangan selalu segar sekaligus sehat, perhatikan jurus-jurus berikut ini;

Kondisi ventilasi udara

Anda harus selalu memastikan bahwa jendela di rumah terbuka setiap pagi minimal 20 menit. Hal tersebut memungkinkan udara segar masuk ke dalam rumah menggantikan udara kotor.

Sampah

Segera buang sampah di dalam rumah, terutama sampah sisa makanan dan sampah berbau menyengat lainnya. Jika tempat sampah masih menyebarkan aroma tidak sedap, ambil dan sebarkan secara merata abu gosok ke dalamnya.

Pewangi alami

Sekarang ini banyak tersedia pewangi rumah, tetapi kebanyakan tidak alami. Padahal, alam ini menyediakan berbagai sumber wangi yang murah dan mudah didapatkan. Pertama, tanam berbagai macam bunga yang menimbulkan wewangian di halaman rumah. Contohnya, bunga mawar, melati, kaca piring, kemuning, kenanga, dan sedap malam.

Usahakan menanam bunga di dekat pintu atau jendela agar aroma wanginya bisa masuk ke dalam rumah. Saat bunga-bunga itu bermekaran pada musimnya, Anda sekeluarga akan menghirup wewangian istimewa pemberian alam.

Anda juga bisa memetik beberapa helai bunga untuk ditaruh di dalam rumah.

Kedua, manfaatkan bumbu dapur yang tersedia di lemari penyimpanan Anda. Ada berbagai macam cara menggunakan bumbu tersebut yang bisa Anda dapatkan melalui berbagai media dan internet. (INO)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau