Cekcok Kredit Motor, Adik Bacok Kakak

Kompas.com - 17/06/2011, 18:48 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Berseteru karena masalah kredit motor,  kakak beradik, Bambang Sriyanto dan Bambang Prianto, duel. Bambang Sriyanto sang kakak terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena terkena luka bacok serius di bagian perut, tangan, dan kakinya. Peristiwa pembacokan terjadi pada Jumat  (17/6/2011) siang di depan pertokoan di kompleks Perumahan Babatan Pilang, kawasan Kecamatan Wiyung, Surabaya, Jawa Timur. 

Penuturan beberapa saksi mata, keduanya sempat beradu mulut sebelum sang adik mendaratkan senjata tajam di bagian tubuh sang kakak. Sang kakak yang saat itu tengah mengendarai sepeda motor hendak ke rumah kerabatnya langsung tersungkur di jalan, sementara sang adik langsung kabur. Masyarakat sekitar yang melihat langsung mendatangi korban. "Sebelumnya kami kira korban adalah penjambret yang dilumpuhkan polisi," kata seorang saksi mata, Arifin. 

Kepala Polsek Wiyung Komisaris Wiwik Setyaningsih saat dikonfirmasi mengatakan, korban adalah warga Dukuh Kupang Barat XX Nomor 16, Surabaya, dan kini tengah dirawat di RSUD Dr Soetomo Surabaya karena menderita luka sabetan benda tajam di perut, tangan, dan kakinya. Informasi dari keluarga korban yang dihimpun polisi, kata Wiwik, kakak beradik ini berseteru karena masalah kredit sepeda motor. 

Tiga bulan lalu, sang adik, Bambang Priyanto, membuka kredit motor dengan meminjam nama kakaknya, Bambang Sriyanto. "Sang kakak mengeluh karena setiap ditagih untuk membayar kredit, sang adik selalu berkelit," kata Wiwik. 

Terakhir, waktu sang kakak bertanya tentang keberadaan motor, sang adik tidak menjawab. Karena kesal, sang kakak pun mengancam akan melaporkan adiknya ke polisi. "Ancaman sang kakak ini mungkin membuat sang adik tersinggung sehingga nekat melukai sang kakak," ungkapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau