Arema Wajib Menang, Bontang Ingin Curi Poin

Kompas.com - 18/06/2011, 19:29 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Dalam laga terakhir kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini, Arema Indonesia bertekad untuk menduduki posisi runner up. Karenanya, dalam laga lawan Bontang FC, Minggu (19/6/2011) di Stadion Kanjuruhan, Arema menargetkan wajib menang.

"Kita akan terapkan strategi bertahan lawan Bontang FC. Karena kita masih menyimpan laga final dengan Persija. Karena target Arema runner up, bisa meraih tiket ke AFC Cup," kata asisten pelatih Arema Indonesia, Joko Susilo, Sabtu (18/6/2011), saat jumpa pers di kantor Arema.

Lebih lanjut Joko mengakui, kekuatan Bontang FC tak bisa dianggap enteng. "Bontang FC, adalah tim yang diperhitungkan di ISL. Kita harus tetap berhati-hati. Apalagi target kita menang maksimal," akunya.

Ditanya apakah soal kondisi Manajemen Arema yang masih dilanda krisis finansil tak berpengaruh terhadap mental pemain? Joko mengaku tak ada pengaruhnya. "Soal itu tak ada pengaruhnya ke pemain," katanya singkat.

Sementara itu, kubu tim tamu menyatakan tekad mencuri poin dari Arema. Sejak 2007 lalu, anak asuh Fachri Husaini, tak pernah menang melawan tim kesayangan Aremania itu. 

Yaya Sunarya, pelatih fisik Bontang FC, menegaskan bahwa kali ini adalah waktunya untuk menciptakan sejarah di Stadion Kanjuruhan. "Kita paham kekuatan Arema. Bukan tim yang mudah kalah. Namun, kita akan menciptakan sejarah, akan mencuri poin. Kalau bisa poin penuh," katanya.

Namun sayang kata Yaya, diperkirakan Bontang FC, tak bisa menurunkan pemain andalannya yang menjadi 'mesin gol' yakni Kenji Ichihara akibat mengalami cedera. "Tapi kita tunggu besok. Kalau masih belum sempuh, ya tetap tak bisa diturunkan. Kita sudah menyiapkan pemain lainnya," akunya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau