Bbm ilegal

16 Ton BBM Ilegal Diparkir di Mahakam

Kompas.com - 20/06/2011, 19:40 WIB

SAMARINDA, KOMPAS.com - Polresta Samarinda, Kalimantan Timur, berhasil menggagalkan upaya membawa 16 ton BBM (bahan bakar minyak) ilegal jenis solar dari sebuah kapal yang berlayar di perairan Sungai Mahakam.

"16 ton solar ilegal nyaris lolos namun petugas kami berhasil menyitanya dari sebuah kapal yang berlayar di Mahakam pada Selasa, pekan lalu," kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Komisaris Arif Budiman di Samarinda, Senin (20/6/2011).

Pada penyitaan tersebut, polisi juga kata dia mengamankan sebuah kapal yang pengangkut BBM itu. "Barang bukti solar dan kapal pengangkut BBM tersebut saat ini masih diamankan di Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda," kata Arif Budiman.

Polisi juga telah menetapkan dua orang tersangka yakni F dan T pada penyitaan solar ilegal tersebut. "Dua orang kami amankan terkait solar ilegal tersebut yakni F sebagai pejual dan T penadah. Keduanya kami tangkap sesaat setelah melakukan transkasi solar," katanya.

Polisi menetapkan keduanya sebagai tersangka dan dijerat pasal 372 junto 480 KUHpidana subsider pasal 53 UU No.22 Tahun 2001 tentang Migas terkait penyimpanan tanpa izin dan penyalahgunaan tata niaga.

Modus yang digunakan pelaku yakni, mengumpulkan sisa hasil operasional kapal dari perusahaan tempat pelaku bekerja kemudian menjualnya.

"Misalnya, kapal itu diberi solar 20 ton untuk operasional tetapi yang digunakan hanya 15 ton, sisanya kemudian dikumpulkan lalu dijual kepada penadah. Padahal, seharusnya solar itu dikembalikan lagi ke perusahaan," katanya.

"Dari hasil pemeriksaan, F mengaku baru sekali menjual solar ilegal tersebut. Namun, kami masih terus memeriksa intensif kedua tersangka sebab tidak menutup kemungkinan aksi itu sudah dilakukan berulang kali," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau