Perparkiran

Pemilik Gedung Dukung Parkir "Off Street"

Kompas.com - 20/06/2011, 19:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Unit Pelaksana Teknis Perpakiran Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Enrico Vermi mengatakan, pengelola gedung penyedia parkir off street siap mendukung kebijakan penghapusan parkir on street di Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk. Bagi pengelola gedung, hal ini dapat mendongkrak pendapatan mereka.

"Pihak kami sudah tiga kali rapat dengan gedung-gedung lain. Mereka tidak ada masalah, kok, karena menambah pemasukan," kata Enrico, Senin (20/6/2011) di Jakarta.

Ia mengatakan, saat ini sudah ada beberapa gedung yang ingin ikut serta menjadi salah satu lahan parkir off street. Namun, hal itu tidak dapat terpenuhi lantaran aksesnya jauh dari jalan utama sehingga sulit dijangkau.

Selain itu, Enrico juga menambahkan bahwa tidak ada perjanjian tertulis antara pihaknya dan pihak pengelola gedung. Hal ini disebabkan gedung tersebut memang sudah memiliki izin parkir dan fungsinya memang sebagai tempat parkir.

Adapun lokasi yang akan digunakan parkir off street di Jalan Gajah Mada adalah kompleks Duta Merlin, yang dapat menampung 335 mobil pindahan dari parkir on street. Ada juga Gedung PT Pelni dengan kapasitas 137 mobil, tetapi hanya mampu menampung sekitar 20 mobil dari parkir pinggir jalan.

Sementara itu, Gajah Mada Plaza yang berkapasitas 800 mobil dapat menampung pindahan parkir on street sebanyak 400 mobil. Gedung lainnya adalah Hotel Grand Paragon, dari 1.000 mobil hanya mampu menampung 250 mobil pindahan.

Sementara itu, untuk parkir di sepanjang Jalan Hayam Wuruk, tersedia lahan parkir dalam Lindeteves Trade Centre. Di tempat ini, kapasitasnya 1.712 mobil dan hanya mampu menampung 300 mobil pindahan parkir tepi jalan. Gedung lainnya adalah Hayam Wuruk Plaza, dari 800 mobil mampu menampung 50 mobil.

Kedua ruas jalan di Jakarta Pusat itu sebenarnya mampu menjadi tempat bagi arus lalu lintas 1.800 kendaraan per jam. Oleh karena itu, diberlakukanlah parkir off street ini. Selanjutnya, parkir off street juga akan diterapkan di Jalan Mayestik dan Kelapa Gading.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau